Halaman

Jumat, 23 Mei 2014

Usung Spirit Gadjah Mada, Cak Nun Manggung di Pendapa Agung Trowulan




Usung Spirit Gadjah Mada, Cak Nun Manggung di Pendapa Agung Trowulan
Usung Spirit Gadjah Mada, Cak Nun Manggung di Pendapa Agung Trowulan






surya online, jombang - budayawan emha ainun nadjib (cak nun) dijadwalkan menggelar doa nasional untuk keselamatan bangsa di pendapa agung trowulan kabupaten mojokerto, selasa (27/5/2014).
rencananya, acara bertajuk banawa sekar tersebut akan dihadiri ribuan jamaah maiyah padhang mbulan dari seluruh nusantara.
panitia pelaksana farid halimi mengungkapkan, pengajian padhang mbulan biasanya digelar di rumah orang tua cak nun, desa menturo, kecamatan sumobito setiap malam bulan purnama.
namun untuk bulan ini, acara padhang mbulan yang seharusnya jatuh, rabu (14/5/2014) lalu, ditunda dan diganti dengan banawa sekar.
"kemasannya cukup menarik,” kata farid kepada surya online, jumat (23/5/2014).
menurut saudara cak nun ini, acara tersebut digelar mulai pukul 13.
00 wib hingga 24.
00 wib.
“doa nasional untuk keselamatan bangsa ini sekaligus untuk memperingati isra’ mi’raj 27 rajab," kata farid halimi.
farid menambahkan, selain pengajian, acara di pendapa agung trowulan itu juga dimeriahkan kesenian bantengan, pementasan sendratari dari seniman lokal dan elemen budaya majapahit, serta hadrah dari ishari (ikatan seni hadrah indonesia).
cak nun dalam rilis yang diterima surya online mengungkapkan, banawa sekar adalah konsep gadjah mada yang mendasari pembangunan majapahit, yang menyatukan kekuatan maritim dan kekuatan agraris.
"pada era indonesia modern, kedua hal itu terbengkalai.
sehingga kita tidak punya kepribadian di bidang apapun.
secara spesifik pisowanan di pendopo agung majapahit itu mungkin lanjutan dari pisowanan sebelumnya di makam kraton purno maupun di kotagede panembahan senopati," tandas cak nun.




terkait#emha ainun nadjib

baca juga



ketika harus meguru pada cak nun





penulis: sutono

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.