| Tokoh Papua : Butuh Sosok Netral Untuk Selesaikan Konflik Djayanti |
surya online, timika – penyelesaian konflik dua kelompok warga di djayanti-mayon hanya bisa dilakukan oleh figur atau kelompok netral.
tokoh masyarakat mimika, papua, yosep yopi kilangin senin (26/5/2014) mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi pihak yang dianggap netral di timika.
masyarakat setempat, terutama mereka yang terlibat bentrok di djayanti menganggap pihak-pihak yang terkait sudah terkontaminasi dengan kepentingan.
"bagaimana mungkin pemerintah mau terlibat, sementara ada kecurigaan masyarakat kepada pemerintah maupun keamanan di timika.
maka dibutuhkan pihak netral untuk bertemu dengan waemum (kepala perang) dan korban di masing-masing pihak untuk berbicara secara terbuka," tutur yopi kilangin.
yopi prihatin lantaran konflik di djayanti sudah berlangsung lama dan telah menelan belasan korban jiwa dari masing-masing kelompok.
selama beberapa bulan terakhir, warga di timika hidup dalam kondisi ketidaknyamanan lantaran terjadi pembunuhan dan pembantaian dimana-mana.
setelah aparat memblokade dua kelompok agar tidak lagi saling menyerang di lokasi bentrok di djayanti, orang-orang dari kedua kelompok mencari korban di luar, termasuk sampai ke kota timika.
"orang hidup tidak nyaman.
mau keluar rumah takut.
kalaupun tinggal di rumah juga takut.
situasi ini sangat memprihatinkan kita semua," ujar mantan ketua dprd mimika periode 2004-2009 itu.
yopi menilai, pejabat bupati mimika, ausilius you merupakan salah satu figur netral yang bisa menyelesaikan konflik di djayanti.
ia berharap pejabat bupati mimika bisa didukung oleh komnas ham untuk menyelesaikan masalah tersebut.
(ant)
terkait#papua
baca juga
sistem energi surya ini mampu hasilkan 50.
000 kwh listrik per tahun.
kisruh papua tak ganggu sail raja ampat
40 siswa papua serbu malang, ikuti program afirmasi pendidikan
bendera bintang kejora di perbatasan papua berhasil diturunkan
bandara baru raja ampat akan segera dibangun
editor: titis jati permata
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.