| Tak Dapat Jatah Raskin, Puluhan Ibu Warga Kedungrejo Lapor ke Polres |
surya online, lamongan – puluhan warga desa kedungrejo kecamatan modo dengan didampingi seorang pengaracara bertandang ke polres lamongan melaporkan kasun, mantan kasun, kaur kesra dan ketua rt lantaran dianggap telah menggelapkan beras jatah untuk orang miskin (raskin), senin (05/05/2014).
tidak tanggung – tanggung, mereka melaporkan empat orang sekaligus yang dinilai paling bertanggungjawab dengan masalah raskin hingga mereka tidak kebagian jatah.
pelapor menuding empat terlapor sengaja telah menggelapkan raskin jatah mereka.
langkah pelapor yang rata – rata kaum ibu ini terpaksa dilakukan karena mereka telah dirugikan kasun, mantan kasun, kaur kesra dan ketua rt 07 sehingga selama setahun pada 2013 dan 2014 tidak pernah menerima jatah raskin.
pelapor menduga terlapor telah menyelewengkan jatah raskin warga dusun dopok sambi.
”saya itu malah tidak pernah menerima jatah raksin,”ungkap rasipan salah satu pelapor kepada surya, senin (05/05/2014).
sementara sebagian pelapor lainnya pernah menerima, tapi hanya sekali sebanyak 5 kg, dan itupun harus ditebus dengan membayar rp 10.
000.
terungkap, modus yang dilakoni terlapor adalah mengurangi jatah raskin dengan alasan jatahnya diserahkan bergiliran antara warga miskin satunya dengan lainnya.
lebih mencolok lagi, kalau musim panen mereka tidak lagi mendapatkan jatah raskin.
upaya pelapor menanyakan kepada terlapor selalu mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan.
padahal mereka tergolong orang miskin yang sebelumnya mendapatkan jatah raskin.
”kami ini orang miskin kok tidak mendapat jatah raskin.
padahal tahun – tahun sebelumnya rutin memperoleh beras program pemerintah itu,”ungkap sriyani.
dari pagi kaum ibu yang juga didampingi para pelapor laki – laki mendatangi polres.
seorang pengacara, edy yusuf juga diminta mendampingi mereka untuk melaporkan kasun dopok sambi, budi wardoyo, mantan kasun wartono, kaur kesra suwono dan ketua rt 07 mulyani.
para terlapor ini diduga telah menggelapkan jatah raskin milik warga miskin di dusun dopok sambi.
puluhan pelapor yang ramai – ramai ke polres itu diantaranya, sriyani, yatman, watining, atin, darti, yuni, kartini, agung, sumantri, rusdi, mulyadi, parto, masudi, ngatijan, suharno.
saksi pelapor ini menuturkan pembagian jatah raskin itu tidak mereka rasakan sejak 2013 hingga 2014 ini.
itu juga dirasakan warga miskin lainnya, seperti kasmidi, sarkam, surip, surutomo.
kejadian aneh bahkan pernah dialami rasipan, ia bisa mendapatkan jatah raskin tapi harus membayar pembelian bong bis sebesar rp 7 ribu.
“lha itu kan aneh, saya bisa mendapatkan jatah raskin tapi harus menebus bong bis meski hanya rp 7 ribu,”kata rasipan.
sementara itu, edy yusuf menyatakan, karena ini ada dugaan penyelewengan dan penggelapan raskin.
maka penyidik harus memroses perkara ini sesuai jalur hukum yang ada.
”dugaannya diselewengkan atau digelapkan, “ kata edy yusuf.
kasat reskrim akp efendi lubis menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan kasusnya.
bahkan saksi pelapor, senin (05/05/2014) hari ini baru dimintai keterangannya.
”kita tunggu hasil pemeriksaannya nanti,”kata lubis.
terkait#raskin, warga lamongan
baca juga
pakde jamin penerima raskin dapat blsm
tunggakan raskin capai rp390 juta
beras raskin berulat, warga kepulauan lapor dewan
bulog anggap ada keterlambatan pembayaran
raskin telat dipersoalkan warga
penulis: hanif manshuri
editor: heru pramono
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.