Halaman

Kamis, 15 Mei 2014

Soekarwo Lantik Ketua PA GMNI Jogjakarta




Soekarwo Lantik Ketua PA GMNI Jogjakarta
Soekarwo Lantik Ketua PA GMNI Jogjakarta






surya online, jogjakarta - ketua  umum pengurus pusat persatuan alumni gerakan mahasiswa nasional indonesia (pa gmni) soekarwo, melantik pengurus daerah pa gmni jogjakarta periode 2013-2017, kamis (17/5/2014) di graha kunthi, jogjakarta.
hadir dalam pelantikan tersebut gubernur di jogjakarta sri sultan hamengku buwono x dan gubernur jawa tengah ganjar pranowo, sejumlah tokoh pa gmni, seperti prof dr sri adiningsih, prof dr wihanna, dan prof dr diasma dari universitas gadjah mada (ugm).
dalam amanatnya kepada pengurus daerah pa gmni jogjakarta yang dipimpin prof dr ir budi wignyosukarto, pakde karwo melontarkan gagasan pentingnya demokrasi musyawarah sebagai jawaban atas persoalan kesejahteraan rakyat.
menurutnya, dalam demokrasi, sebuah nilai tidak bisa dikuantifikasi.
kecenderungan mengkuantifikasi ini berbahaya dan bisa mendistorsi.
misalnya, ada sepuluh orang dimana yang sembilan gila, sementara yang satu waras, lalu atas nama suara terbanyak, si waras kalah suara dan ikut menjadi gila.
“kecenderungan seperti itulah yang saat ini terjadi.
padahal model kuantifikasi tersebut salah kaprah dan berbahaya,” tegas pakde, sebagaimana siaran pers yang dikirim ke surya.
untuk mengatasi hal itu, konsep musyawarah dalam demokrasi, kata wakil ketua umum dpp partai demokrat ini, menjadi penting dalam modernisasi dan peningkatan kesejahteraan.
karena nilai dipahami dan diaplikasikan secara substansial.
semangat musyawarah juga terletak dalam konsep tri sakti yang telah dirumuskan pendahulu bangsa ini, dimana secara substansial aplikatif  mendorong mereka yang termarjinalkan untuk berdaya.
“ini berbeda dengan liberalisme yang justru menghisap rakyat,” tandasnya.
menghadapi tahun politik seperti saat ini, sebagian pihak telah mendorong konsep tri sakti dalam medan politik.
untuk itu, pada 31 mei -1 juni 2014 di jogjakarta, esensi tri sakti akan diteguhkan kembali agar tidak terdistorsi.
selain itu, pakde karwo juga menyatakan, sangat sepakat dengan gagasan ekonomi kerakyatan yang diusung sejumlah kalangan, khususnya keberadaan lembaga dashboard ekonomi yang digagas ugm.
dashboard ekonomi tersebut merupakan gagasan cerdas yang harus didukung karena merupakan salah satu instrumen untuk mendaratkan pikiran besar dalam tataran aplikatif untuk kesejahteraan rakyat.




terkait#soekarwo, lantik, ketua pa gmni jogjakarta

baca juga



20 pejabat situbondo gagal dilantik


pengamanan pilgub, polrestabes surabaya mulai siagakan pasukan


pramuka tidak boleh dimasuki paham politik


masjid bisa berdayakan umkm


posdaya berbasis masjid dicanangkan di uin malang





penulis: mujib anwar

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.