Halaman

Selasa, 13 Mei 2014

Sampah PKL Kebalen Jadi Masalah Baru




Sampah PKL Kebalen Jadi Masalah Baru
Sampah PKL Kebalen Jadi Masalah Baru






surya online, malang – penertiban pedagang kaki lima (pkl) di depan jl zaenal zakse atau di depan pasar kebalen menimbulkan permasalahan baru karena meninggalkan tumpukan sampah di pinggir jalan setiap usai berjualan.
pantauan surya di lokasi, senin (12/5/2014), menunjukan, tumpukan sampah berada di pinggir jl zaenal zakse, sisa barang dagangan pkl sehingga juga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di lokasi tersebut.
selain tumpukan sampah, beberapa pkl di lokasi tersebut juga belum mematuhi waktu berjualan yang sudah ditetapkan oleh pemkot malang, yakni mulai pukul 00.
00 wib-09.
00 wib.
“setiap hari kami sudah menerjunkan petugas untuk mengangkut sampah yang ada di lokasi.
tapi proses pengangkutannya yang sedikit terlambat karena keterbatasan tenaga dan armada,” kata kepala bidang pengawasan dan ketertiban dinas pasar kota malang, eko syah.
dikatakannya, jumlah tenaga yang diterjunkan untuk membersihkan sampah para pkl di depan pasar kebalen hanya tujuh orang.
sedangkan armada truk yang digunakan untuk mengangkut sampah hanya satu unit.
“truk membawa sampah ke tempat pembuangan akhir (tpa) supit urang butuh waktu satu jam lebih.
otomatis sampah sisanya belum bisa diangkut dan masih menumpuk di pinggir jalan,” ujarnya.
terkait masih adanya beberapa pkl yang berjualan di atas waktu yang sudah ditetapkan, eko berjanji akan segera berkoordinasi dengan satpol pp kota malang, untuk melakukan penertiban.
menurutnya, penertiban pkl harus dilakukan secara gabungan.
“hanya ada satu dua pkl saja, mereka sudah cenderung tertib,” katanya.
kepala satpol pp kota malang, subkhan, mengatakan, petugas satpol pp sudah melakukan patrol setiap hari di lokasi.
ketika ditemui ada pkl yang masih berjualan di atas waktu yang sudah ditentukan, petugas langsung menertibkannya.
“penertiban pkl memang harus bertahap, tidak bisa langsung bersih.
kami terus berkoordinasi dengan dinas pasar untuk melakukan penertiban di lokasi,” katanya.





baca juga



pembebasan lahan proyek tol pandaan - malang dimulai


permintaan surat berjualan hanya untuk kepentingan paguyuban


mantan rektor jadi tersangka, mahasiswa gelar aksi potong gundul


gandeng komunitas untuk dongkrak penjualan


sambut penas ktna, 35 kios di stadion kanjuruhan bakal dikosongkan





penulis: samsul hadi

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.