surya online, jakarta - wakil sekretaris jenderal dpp partai persatuan pembangunan (ppp) joko purwanto mengatakan, bupati bogor rachmat yasin secara otomatis telah nonaktif dari jabatannya sebagai ketua dewan pimpinan wilayah ppp jawa barat, pasca resmi meyandang status tersangka oleh komisi pemberantasan korupsi (kpk).
"secara ad/art, ada aturan jika pimpinan partai tersangka, seyogyanya untuk tidak bertentangan dengan proses hukum yang berjalan, harus dinonaktifkan," kata joko, kamis (8/5/2014) malam.
dengan penonaktifan tersebut, menurut joko, proses hukum yang sedang berjalan terhadap yasin tidak akan mengganggu segala pergerakan ppp, terutama terkait tugas dan wewenang yang diembannya sebagai ketua dpw jawa barat.
"supaya tidak terjadi overlapping oleh pimpinan parpol itu.
sehingga tidak seolah-olah berlindung di parpol yang menaunginya," tambah joko.
namun, kata joko, yasin tak harus mundur dari jabatannya.
sebab kewajiban untuk mundur atau tidaknya yasin, baru akan ditentukan oleh rapat harian yang dilakukan dpp ppp.
"rapat harian akan membahas situasi itu.
nanti akan dikondisikan harus seperti apa, apakah harus mundur semuanya akan ditentukan di sana," katanya.
berita terkait: bupati bogor ditangkap kpk
bukti suap bupati bogor dipamerkan
bupati bogor ternyata terima suap rp 4,5 miliar
bupati bogor dan kadis pertanian ada agenda kerja
bupati ditangkap kpk, proyek di bogor macet
tangkap bupati bogor, kpk sita rp 1,5 m
penulis: adi agus santoso
editor: adi agus santoso
sumber: tribunnews
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.