Halaman

Senin, 26 Mei 2014

Pria Australia Simpan Sabu-sabu di Sepatu









surya online, surabaya - andrew roger (52) warga negara australia yang diringkus anggota satresnarkoba polrestabes surabaya di rumahnya di kawasan jl.
patemon timur, menyimpan sabu-sabu di dalam sepatu.
saat rumah andrew digeledah, polisi menemukan satu poket sabu-sabu seberat 1,03 gram yang disimpan di dalam sepatu.
sepatu tersebut lantas disimpan di rak sepatu.
selain itu, andrew juga menyimpan ganja 800 gram yang dibungkus kertas koran, di bawah meja ruang tamu.
serta pil ekasti yang disimpan di dalam laci rak televisi.
menurut kanit idik iii satreskoba polrestabes surabaya akp yasin, tersangka menyimpan narkoba tersebut untuk dipakai sendiri.
saat dilakukan penangkapan, andrew bersama dua teman wanitanya yakni yulia emi wulandari dan sisca indrayani.
namun andrew mengaku narkoba tersebut miliknya, sedangkan kedua wanita tersebut tidak terlibat.
”untuk kedua wanitanya kami bawa ke polrestabes untuk dilakukan pemeriksaan,” kata yasin.
dalam pemeriksaan, andrew tidak mau kooperatif dengan penyidik.
dia hanya mengaku memiliki narkoba tersebut untuk dipakai sendiri.
namun jika melihat barang bukti seperti satu buah sekrop dan kertas aluminium, andrew diduga kuat juga mengedarkan narkoba-narkoba tersebut.
menurut yasin, tersangka telah lama mengomsumsi narkoba saat masih tinggal di australia.
sehingga ketika tinggal di surabaya, kebiasaan tersebut tidak bisa dihilangkan.
andrew sendiri, selain memiliki kafe di surabaya, dia juga tinggal di black diamond pantai kelapa dili timor leste sebagai kontraktor.





baca juga



pemkot surabaya pertahankan pengelolaan purabaya


jk hadiri syukuran kemenangan pkb jatim


penanganan kasus bea cukai tahap 1 berjalan lambat


perawat filipina belajar di unusa


aromaterapi bukan wangi-wangian pengharum ruangan





penulis: haorrahman

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.