surya online, ponorogo-pengelola tempat penampungan sampah terpadu (tpst), reduce, resource dan recycle (3r) yang beralamat di jl sekar putih, kelurahan tonatan, kecamatan/kabupaten ponorogo terpkasa menutup sementara tpst, selasa (20/5/2014).
ini menyusul, kasus penyelidikan yang ditangani tim penyidik satuan reskrim polres ponorogo dan polsek ponorogo tak kunjung jelas hasilnya.
akibatnya, warga sekitar yang hendak membuang limbah atau sampah rumah tangga tidak bisa karena pagar pintu gerbang masuk ke lokasi rumah sampah itu dikunci dan dipasang tulisan dengan nada penutupan lokasi pembuangan sampah.
tulisan di atas potongan triplek tersebut berbunyi tpst tonatan tutup untuk umum sampai tuntasnya pengusutan sampah/limbah medis.
tulisan sengaja ditempel di pintu gerbang oleh pihak pengelola sampah.
hal ini disebabkan pengelolah kecewa terhadap laporan atau pengaduannya baik ke dinas kesehatan (dinkes), kantor lingkungan hidup (klh) serta ke kepolisian yang hingga kini terkesan lamban dan tidak segera ada ujung hasilnya.
sejak proses penyelidikan bulan maret lalu, hingga kini, masuk ke tahap penyidikan.
menurut pihak kepolisian melalui surat tanggapan yang dikirimkan ke pengelola tpst proses penyelidikan belum bisa dilanjutkan ke tahap penyidikan karen tidak adanya saksi yang mengetahui pelaku pembuangan limbah medis.
"kami mulai tutup ltpst 3r ini untuk umum dengan tulisan yang dipasang di pintu gerbang.
penutupan ini kami lakukan sampai tuntasnya pengusutan dan penyelidikan limbah medis.
biar sampah menumpuk diluar pagar tpst," ujar hariyanto, pengelola tpst 3r kepada surya, selasa (20/5/2014).
selain itu, hariyanto mengaku geram saat proses pengaduan belum tuntas.
apalagi, selama april - mei ditemukan lagi sekitar 10 kilogram limbah medis di tpst 3r.
"sudah diproses kepolisian masih ada lagi yang membandel membuang limbah medis ke tpst," imbuhnya.
selain itu, hariyanto mengaku juga mendaptkan pengaduan dari pihak pengelola sampah di tps pasar pon yang juga menemukan limbah medis.
"kalau kasus ini tidak ditindak tegas oleh petugas maka akan lebih parah.
tps-tps lainnya kami yakin menjadi lokasi pembuangan lainnya," tegasnya.
sementara kabid bidang kebersihan dan pertamanan, dinas pekerjaan umum kabupaten ponorogo , wahyudi dikonfirmasi melalui ponselnya hingga berita ini ditulis belum memberikan jawaban baik saat ditelepon maupun saat di sms tidak memberikan jawaban.
baca juga
tpst ponorogo tetap jadi ajang pembuangan limbah medis
penulis: sudarmawan
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.