| MCW : Pemilu 2014 Terburuk Sepanjang Sejarah |
surya online,madiun- malang corruption watch (mcw) menilai pemilihan umum (pemilu) 2014 yang dilaksanakan 9 april 2014 kemarin adalah pemilu terburuk sepanjang sejarah.
ini menyusul, semakin banyaknya budaya permisif di masyarakat atas adanya politik uang (money politic) dalam pelaksanaan pemilu yang menggunakan sistem suara terbanyak itu.
"pemilu 2014 adalah pemilu terburuk sepanjang sejarah.
karena merupakan pemilu yang brutal.
semua didasarkan pada transaksi jual beli.
kondisi ini mereduksi dan merusak proses demokrasi," terang ketua dewan ahli, mcw, lutfi jayadi kurniawan kepada, surya dalam seminar evaluasi pemilu dan masa depan bangsa yang dilaksanakan di stisip muhammadiyah madiun, sabtu (24/5).
selain itu, lutfi mengungkapkan jika tidak ada parpol di jatim yang memilih rincian laporan pertanggung jawaban atas penggunaan keuangan.
jika di wilayah propinsi seperti itu, maka diprediksi di daerah akan terjadi hal yang sama.
"dalam sidang 9 bulan di jatim, menunjukkan elit partai politik tidak memahami undang-undang kepartaian yang disahkan kpu serta tidak memenuhi standar operasional kepartainya.
makanya kami menggugat 9 partai di jatim kemarin mengenai keterbukaan informasi berhasil," imbuhnya.
lebih jauh, jika partai tidak memiliki rincian penggunaan anggaran, maka akan membahayakan dan rawan terjadi manipulasi dan korupsi.
"karena dana partai, dari sumbangan apbd dan apbn melalui bantuan keuangan parpol.
kesalahan lainnya adalah penyelenggara pemilu baik kpu dan panwas memiliki relasi langsung dengan bos lokal dan elite politik.
sedangkan masyarakat kesalahannya tidak bisa melaporkan politik uang karena pelakunya tetangga," ungkapnya.
oleh karenanya, mcw melalui jaringannya melaporkan kasus money politik di beberapa daerah diantaranya di malang, jember, bondowoso dan gresik atas politik uang itu.
"hasilnya di malang dua politisi diputus masing-masing 4 bulan," ungkapnya.
sementara, peneliti cirus surveyor group, ruli inaya ramadhon menegaskan warga harus berhati-hati dengan militer yanh berganti baju karena proses sudah pensiun dan masuk partai.
"karena militer akan kembali mencekeram demokrasi saat masyarakat sipil tak mampu mempertahankan eksistensinya dibuktikan dengan adanya korupsi di berbagai lapisan dan lini pemerintah.
karena meski militer ganti baju yakni pensiun masuk partai ada 2 value (nilai) dan virtue (atas kepatuhan terhadap atasan dan senioritas) tetap melekat dan tetap ada," pungkasnya.
terkait#pendaftaran kpu, kabupaten madiun
berita terkait: pemilu 2014
minta dukungan, jusuf kalla sebut hasyim muzadi kawan lama
gerindra : prabowo pusing jawab pertanyaan psikotes
ini anjing khusus yang diturunkan untuk amankan pilpres
hadapi sidang gugatan di mk, bawaslu siapkan bukti pengawasan
pan : status suryadharma ali tak ganggu koalisi prabowo-hatta
penulis: sudarmawan
editor: yoni
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.