Halaman

Minggu, 04 Mei 2014

Material Vulkanik Menumpuk, Waspadai Lahar Dingin




Material Vulkanik Menumpuk, Waspadai Lahar Dingin
Material Vulkanik Menumpuk, Waspadai Lahar Dingin






surya online, kediri-tiga bulan pascaerupsi gunung kelud, timbunan material vulkanik masih menumpuk di kawasan puncak.
material vulkanik ini jika turun hujan berpotensi  menjadi lahar dingin yang mengalir melalui sungai yang berhulu di lereng gunung kelud.
"di lereng gunug kelud masih banyak material berupa pasir dan batu kerikil pada jarak 2 km dari puncak sehingga cenderung licin.
kondisi ini sangat bahaya bila warga ingin mendekati puncak," ungkap letkol inf heriyadi, dandim 0809 kediri kepada surya online, minggu (4/5/2014).
dandim kediri bersama sejumlah stafnya melakukan pendakian ke puncak gunung kelud yang masih banyak tertutup material vulkanik.
pendakian menuju puncak ini dapat dicapai sekitar satu jam dari jarak sekitar 3 km dari pos res area terakhir menuju puncak gunung kelud.
dari kawasan puncak gunung kelud ini juga terlihat timbunan material vulkanik masih memenuhi kawasan lereng pegunungan hingga radius sekitar 2 km.
jika turun hujan deras di kawasan puncak sangat berpotensi membawa serta material vulkanik.
selain itu hembusan asap putih tebal dari kawah gunung kelud juga masih menebarkan bau belerang yang menyengat.
kondisi kawah gunung kelud sendiri sekarang telah berubah menjadi cekungan.
sementara aliran lahar dingin selama ini lebih banyak mengarah melalui tiga sungai yang berhulu di lereng gunung kelud.
ketiga sungai yang sering dilalui aliran lahar dingin masing-masing sungai konto, laharpang dan bladak.
"aliran lahar memang sering mengarah ke sungai konto.
tapi aliran lahar juga beberapa kali masuk ke sungai laharpang dan bladak," tambahnya.
sementara sungai konto sendiri melalui desa-desa yang ada di wilayah kecamatan puncu, kandangan hingga masuk ke wilayah di kabupaten jombang.
pada akhirnya aliran sungai konto masuk ke sungai brantas.
sendimen material vulkanik juga masih banyak menutupi kawasan puncak gunung kelud.
catatan surya online, aliran lahar dingin dari lereng gunung kelud bulan lalu telah mengakibatkan dua korban tewas di sungai laharpang.
setiap turun hujan deras di kawasan puncak, aliran sungai laharpang berubah menjadi keruh bercampur pasir dan batu serta pepohonan yang yang terseret arus.





baca juga



pvmbg: letusan sekunder gunung kelud berbahaya





penulis: didik mashudi

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.