Halaman

Sabtu, 17 Mei 2014

Kredit Melambat Akibat Kebijakan LTV









surya online, surabaya - kinerja kredit perbankan di jawa timur pada triwulan pertama 2014 relatif melambat, karena sesuai dengan harapan bank indonesia dan pemerintah.
pelambatan kredit merupakan salah satu cara yang ditempuh, agar neraca berjalan indonesia tidak defisit dan tidak memicu naiknya angka inflasi.
bi menargetkan pertumbuhan kredit nasional hanya berada di angka 15 - 18 persen.
berdasarkan paparan dari pihak bi wilayah iv jatim, jumat (16/5/2014), penyaluran kredit oleh perbankan (bank umum dan bpr) di jatim sampai dengan akhir triwulan pertama 2014 mencapai rp 311,26 triliun atau tumbuh 23,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).
namun persentase ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan di bulan februari 24,09 persen.
perlambatan kredit, terutama didorong minimnya pertumbuhan kredit konsumsi yang tumbuh tumbuh 15,16 persem (yoy) atau lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2013 yang mencapai 26,77 persen.
"ini searah dengan tren perbankan nasional.
namun meskipun melambat, arahnya positif karena penyaluran kredit ini terus tumbuh terutama di jenis kredit produktif," ujar kepala perwakilan bi wilayah iv jatim dwi pranoto.
perlambatan ini, utamanya terjadi pada penyaluran kredit properti dan kendaraan bermotor.
berdasarkan riset bi, tertahannya permintaan masyarakat untuk kedua jenis kredit ini sebagai respon dari penerapan kebijakan loan to value (ltv) yang dilakukan oleh bi.
"sepertinya kebijakan tentang ltv itu baru terasa sekarang," imbuhnya.




terkait#bi, kredit, bisnis

baca juga



rhoma klaim elektabilitas pencapresannya naik


jogglo dilirik pebisnis online


pkb fokus elektabilitas khofifah


mesin kapal meledak, empat nelayan luka bakar


biaya formulir harus gratis bagi siswa kurang mampu





penulis: sri wahyunik

editor: adi agus santoso






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.