surya online, surabaya - koni jawa timur meminta evaluasi cabang olahraga (cabor) bela diri dilakukan secara menyeluruh dan tuntas menyusul hasil di kejurnas 2014 yang diikuti tidak bagus.
"kita minta ada tes lagi di unesa (universitas negeri surabaya).
apakah atletnya yang sudah ekspayet atau tidak," pinta erlangga satriagung, ketua koni jatim, selasa (27/5/2014).
dalam tes ulang, lanjut erlangga, sisi ilmu pengengetahuan dan teknologi (iptek) menjadi rujukan terdepan karena saat ini olahraga tidak lagi bisa meninggalkan iptek.
menurut erlangga, kegagalan olahraga bela diri di kejurnas 2014 menjadi warning bagi koni jatim sehingga harus ada solusi dan penanganan perbaikan demi prestasi di pon 2016.
"judo, karate, taekwondo dan yang terakhir pencak silat mengalami kegagalan di kejurnas.
terjadi penurunan hasil dan banyak mendali hilang," tutur erangga.
sebelum turun di kejurnas, lanjut erlangga, koni jatim sejatinya sudah memberi warning supaya bisa menjaga prestasi tapi faktanya saat kejurnas, hasilnya tidak sesuai dengan target yang ditetapkan.
terkait#koni, minta, evaluasi, tuntas, cabor beladiri
baca juga
mpr minta mahasiswa jaga pancasila
tiap tahun ada permintaan produk lokal
musim liburan, pemkot diminta hati-hati eksekusi tanah kbs
kejari tunggu kajian its tuntaskan dugaan korupsi jl gresik
pelaku ukm minta peraturan pemerintah tentang pph ditunda
penulis: fatkhul alami
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.