Halaman

Senin, 05 Mei 2014

Ketua Dewan Pendidikan : Pelaksanaan Unas Kacau dan Membingungkan Siswa




Ketua Dewan Pendidikan : Pelaksanaan Unas Kacau dan Membingungkan Siswa
Ketua Dewan Pendidikan : Pelaksanaan Unas Kacau dan Membingungkan Siswa






surya online, surabaya – adanya kesalahan soal bahasa indonesia di ujian nasional (unas) tingkat smp disesalkan ketua dewan pendidikan jatim prof zainudin maliki.
“tadi saya melihat memang ada soal yang tidak ada nomor 13 dan soal yang nomor 40 nya dobel.
ini sudah kacau balau dan membingungkan siswa,” katanya saat ditemui di sela-sela memantau unas di smpn 1 surabaya, senin (5/5/2014).
  dia memprediksi kekacauan itu pasti akan terjadi mengingat penyelenggaraan unas ini menyeluruh se indonesia dan harus dilakukan serempak.
“proyek besar lain seperti pemilu saja bermasalah seperti kertas suara yang tertukar antar daerah pemilihan (dapil), apalagi unas,”ujarnya.
  dengan kondisi ini, menurut dia perlu ada pikiran yang sama untuk tidak menjadikan unas serentak dan menyeluruh (massal).
dia berpendapat unas ini cukup dilakukan di sekolah-sekolah yang ditunjuk secara acak (random) dengan metode purposive random sampling.
hal itu dimungkinkan karena sesuai undang-undang nomor 20 tahun 2003 pasal 57 dan 58, unas sebagai evaluasi pembelajaran yang berfungsi untuk memetakan pendidikan di indonesia.
“karena hanya sebuah pemetaan, jadi tidak harus semua populasi siswa ikut.
, cukup dirandom saja,” kata mantan rektor universitas muhammadiyah surabaya.
menurut zainuddin proses pemetaan pendidikan yang dilakukan dengan random sampling sudah cukup mewakili kualitas pendidikan sesuai standar kompetensi seperti saran prasarana, isi (kurikulum) dan standar kelulusan.




terkait#ujian nasional

berita terkait: ujian nasional 2014



soal unas disisipi tokoh politik, naskah pengganti terpaksa ditempel


soal unas smp tanpa nomor 13 di bangkalan


kena demam berdarah, dua siswa smp ini kerjakan unas di rs


unas smp amburadul, konsentrasi siswa smp pecah


soal tak lengkap, delapan smp ini terpaksa gelar unas ulang





penulis: musahadah

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.