| Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Beralasan Masih Memverifikasi Data |
surya online, surabaya - kepala dinas pendidikan surabaya iksan, saat dikonfirmasi tentang tidak adanya peringkat siswa terbaik beralasan masih melakukan verifikasi.
menurutnya, butuh waktu cukup lama untuk memverifikasi data setiap sekolah, karena pihaknya tidak mendapat softcopy nilai dari dindik jatim.
”saat ini saja verifikasi masih di smkn 16 surabaya.
mungkin baru besok selesai,” kata iksan tanpa mau menjanjikan data peringkat siswa terbaik hari ini.
saat ditanya apakah hal itu terkait kasus di lamongan, iksan hanya berseloroh.
”kan ada ayatnya di alquran, tidak boleh membuka aib saudaranya.
itu sama halnya dengan memakan bangkai sendiri,” katanya tanpa mau berkomentar lebih lanjut.
kepala dinas pendidikan jatim harun membantah sengaja menutup rapat data kelulusan di masing-masing kabupaten/kota.
dia hanya meneruskan keputusan kemendikbud untuk menyerahkan data kelulusan itu ke masing-masing kabupaten/kota.
”memang berbeda dengan tahun lalu yang ada daftar peringkatnya.
sekarang nilai akhir sekolah yang tahu ya masing-masing sekolah,” katanya.
menurut harun, data yang diterima dari kemendikbud hanya sebatas tingkat kelulusan di jatim yang mencapai 99,01 persen untuk tingkat sma/smk serta 99,967 persen untuk smk dengan nilai rata-rata 7,63 untuk sma, 7,36 untuk smk dan 7,94 untuk kejar paket c.
apakah nilai rerata ini masuk terbaik nasional seperti tahun lalu, harun juga tidak bisa memastikan.
”yang saya tahu, nilai rerata kami cukup bagus.
tetapi nomor berapa nasional saya tidak tahu,” katanya.
(uus)
terkait#ujian nasional
berita terkait: mega skandal pembocor unas
dinas pendidikan jatim sembunyikan peringkat hasil unas
kepala sekolah di lamongan pilih bungkam
bermula dari rapat musyawarah kerja kepala sekolah
kasus skandal unas dipisahkan menjadi dua
70 kepala sekolah dan guru dijerat pasal pencurian
editor: titis jati permata
sumber: surya cetak
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.