surya online, lamongan - polres lamongan tidak hanya memproses kasus rekaman video mesum pelajar smp secara hukum tetapi juga melalui sentuhan moral, sabtu (10/5/2014).
kapolres lamongan akbp solehan mengundang kedua pelaku ag (14) dan lt (14), pelaku adegan mesum di rumah jm, kedua orang tua masing-masing, kepala dinas pendidikan agus suyanto dan perwakilan majelis ulama indonesia (mui) lamongan.
"polisi harus memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku," tegas solehan dalam pertemuan tersebut.
sementara agus suyanto mengapresiasi langkah polres dan mendukung proses hukum yang akan ditegakkan sehingga mampu menimbulkan efek jera dan menjadi pembelajaran semuanya.
pihaknya juga sepakat upaya yang telah dilakukan binmas dengan langsung melakukan razia di smp tempat kedua siswa belajar.
"proses hukum ada di tangan polisi dan ini harus ditegakkan," kata agus.
orang tua lt mengaku bisa menerima tindakan tegas polisi meski dengan berat hati namun ia berharap anaknya diperlakukan dengan adil dan dengan pertimbangan masih dibawah umur.
"pendidikan agama harus diutamakan untuk mental dan pendidikan moral sang anak," kata solehan.
solehan tidak mengurai secara terbuka di depan mereka, sejauh mana proses hukum yang akan diterima para pelaku.
orang tua mereka diminta sabar menanti proses hukum yang akan berjalan.
seperti diberitakan sebelumnya, lamongan dihebohkan dengan beredarnya video mesum dua pelajar smp negeri tikung dengan melibatkan tiga teman lainnya.
terkait#kapolres, beri, penjelasan, kasus video mesum
baca juga
roy suryo: itu berita lebay dan promosi murahan
kapolrestabes: intensifkan patroli di tempat-tempat rawan
wiranto kuliahi mahasiswa unitomo
pengganti kapolres mojokerto tunggu tr
patroli bulan ramadhan, polisi dihimbau bunyikan alarm selama dua detik
penulis: hanif manshuri
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.