surya online, sidoarjo - jalan rusak di sidoarjo panjangnya mencapai 252.
108 km dari total jalan milik kabupaten yang mencapai 965.
461 km.
kerusakan jalan paling banyak disebabkan kendaraan berat yang melebihi tonase melintas tidak sesuai kelas jalan.
kerusakan jalan itu sendiri menyebar di 18 kecamatan dan rata-rata kerusakannya berlubang dan aspalnya lepas dari jalan.
kubangan yang ada itu kedalamannya mencapai 30-50 cm sehingga bisa mencelakakan pengguna jalan, terutama motor.
seperti yang terjadi di jl raya kebonagung, kecamatan sukodono atau dekat masjid baitul muslimin.
kondisi jalan mengalami sleding dan tanahnya ambles hingga kedalaman 40 cm.
posisi tanah yang ada di sampingnya mengembang.
di sebelah timur jalan rusak itu ada warung kopi hingga pemilik dan konsumen yang ada khawatir jika ada truk bermuatan tinggi terguling.
karena posisi jalan yang berlubang itu sudut kemiringannya cukup dalam.
“kalau pengendara motor sering jatuh terutama malam hari.
yang lebih takut truk bermuatan berat bisa terguling ke timur,” tutur suwarno yang tengah menikmati kopi.
apalagi lampu penerangan di jalan itu tidak terlalu banyak sehingga pengguna jalan yang tidak pernah melintas bisa dipastikan terjerembab atau jatuh.
jatuhnya pengendara motor itu akibat aspal di bagian tengah pecah sehingga bisa membuat pengendara oleng dan terjatuh.
apalagi tertutup air hujan kubangan itu tidak kelihatan karena posisinya rata dengan aspal.
ke selatan lagi, di sisi utara sungai kebonagung juga rusak parah dan kalau hujan terjadi kondisinya tertutup air.
tak pelak, pengendara mobil dan motor harus mengurangi lajunya agar tidak terjerembab ke dalam kubangan.
di jl raya sarirogo, kecamatan sidoarjo juga banyak kubangan baik di sisi timur dan barat.
jalan di sarirogo itu beberapa waktu lalu diperbaiki (pemeliharaan) tapi aspal yang ada sudah lepas dari landasan.
jalan raya dungus (sukodono) – ponokawan (krian) tepatnya di depan balai desa semambung, sukodono juga rusak parah.
kerusakan jalan itu sampai di ponokawan.
kerusakan jalan jurusan sukodono – krian lebih dikarenakan banyaknya dump truk yang mengambil urukan di daerah gresik dibawa ke sidoarjo.
dump truk itu seharusnya melintas di jl raya kletek ke arah selatan (puspa agro).
tetapi dump truk kebanyakan memotong jalur di keboharan.
selain menghindari timbangan di trosobo arah jalan tersebut memotong kompas dan arus lalu lintasnya tidak terlalu jauh.
namun kalau melintas di jl raya kletek arus lalu lintasnya padat dan harus masuk ke timbangan di trosobo.
beberapa waktu lalu, kerusakan jalan paling parah terjadi di jl raya simpang, kecamatan prambon.
jalan tersebut tidak hanya membentuk kubangan tapi seperti kolam renang saat hujan berlangsung.
namun jalan tersebut sudah diuruk oleh pu bina marga dan menghabiskan sekitar 25 dum ptruk.
jalan tersebut tahun ini rencananya ditingkatkan.
kerusakan jalan juga terjadi di daerah jabon terutama di desa keboguyang.
di jalan raya klopo x, masangan wetan dan ganting juga mengalami rusak parah.
kerusakan paling parah terjadi di depan makam desa masangan wetang atau sebelum jalan tol.
jalan yang ada tidak bisa dipilih karena di sisi utara dan selatan aspalnya lepas.
terkait#jalan rusak mencapai ribuan km, sidoarjo
baca juga
untuk keamanan, made joga ditahan di lapas sidoarjo
sampah berserakan di lingkar timur sidoarjo
lawan prambanan, ffc bermain menekan sejak awal
baru dibangun, gorong-gorong sudah jebol
bupati persilakan lapindo ngebor asal ganti rugi warga dilunasi
penulis: anas miftakhudin
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.