surya online, surabaya - sanksi berat membayangi oknum guru yang terlibat dalam pembocoran kunci jawaban ujian nasional (unas).
wakil gubernur jatim syaifullah yusuf meminta guru yang terbukti terlibat dalam pembocoran jawaban unas diberhentikan dari profesinya.
"itu kan di luar profesinya.
mosok ono guru yang harusnya digugu lan ditiru.
kok malah dadi ruwet koyok ngono,"tegasnya.
menurut gus ipul sangat tidak lumrah jika guru melakukan hal memalukan tersebut.
" mosok guru nglakoni ngono.
nek murid yo isih (ditoleransi).
tapi ini guru kalau terbukti harus diberhentikan,"tegasnya.
penegasan yang sama disampaikan kepala dinas pendidikan jatim harun.
menurutnya, siapapun terlibat, apakah kepala dinas, kepala sekolah atau guru harus diberi sangsi tegas sesuai tingkat kesalahannya.
"saat ini kami serahkan pada proses hukum di kepolisian.
kalau nanti sudah ada keputusan hukum tetap yang menyatakan bersalah, ya harus disangsi tegas.
dan sangat bisa sampai pemecatan,"tegas mantan kepala dinas periwisata dan kebudayaan jatim.
pasca adanya guru asal lamongan yang diduga terlibat ini pihaknya langsung melakukan evaluasi total dan menyeluruh.
terutama dalam proses pembinaan dan komunikasinya.
disinggung tentang kevalidan hasil unas lamongan yang beberapa tahun terakhir menjadi terbaik se-jatim.
harun meminta hal itu tidak dikait-kaitkan dengan tertangkapnya seorang oknum guru ini.
menurutnya, perjokian itu bisa terjadi di mana saja tidak terbatas di lamongan.
dan pihaknya tetap meyakini bahwa kunci jawaban yang diedarkan itu tidak asli.
karena kunci asli saat ini masih disimpan di badan standardisasi nasional pendidikan (bsnp).
kunci yang beredar itu belum tentu sesuai karena soal-soal yang beredar di jatim ini tidak sama dengan daerah lain.
bahkan antara 20 paket dalam satu ruang bisa berbeda dengan 20 paket di ruang lain sesuai dengan barcode-nya.
"kalau memang ada kuncinya, pasti sangat banyak karena barcodenya banyak.
bisa-bisa butuh satu gudang untuk menyimpannya,"katanya.
untuk memastikan kebenaran itu, saat ini pihaknya masih menunggu proses pemindaian yang dilakukan perguruan tinggi.
jika hasilnya memang 90 hingga 100 persen benar, maka kemungkinan bocor ada.
tetapi jika yang benar hanya 75 persen, belum bisa dikatakan bocor.
bagaimana jika yang bocor soalnya? harun pun menyangsikan hal itu.
apalagi kebocoran di percetakan yang menurutnya sangat kecil.
"kita tunggu proses kepolisian saja,"pungkasnya.
kepala dinas pendidikan surabaya iksan berharap pihak kepolisian mengembangkan penyelidikan jaringan joki gosok hingga ke akarnya.
dia membantah tudingan joki gosok bahwa pihaknya mengetahui adanya peredaran kunci jawaban unas.
"sejak awal kami sudah berkomitmen bersama-sama untuk melakukan ujian nasional secara jujur.
tidak mungkin kami tahu hal itu,"tegasnya.
komitmen kejujuran ini juga berlaku untuk unas tingkat smp senin mendatang, 5-8 mei 2014.
dia sudah meminta semua sekolah untuk menjalankan unas sesuai prosedur operasional standar (pos), d iantaranya tentang larangan membawa ponsel atau barang apapun selain alat tulis di meja ujian.
dia juga menjamin tidak ada kongkalikong antara pengawas ruangan karena semua sudah diacak tak beraturan.
"kalau memang mau kongkalikong itu akan melibatkan sangat banyak, dan itu tidak mungkin karena sudah kami acak tak beraturan,"katanya.
dia berharap unas smp ini lebih lancar.
untuk itu dia mengingatkan pada semua pihak untuk memotivasi, menjaga, mendampingi siswa sehingga lebih fokus.
"jangan galau, jangan percaya bocoran dan lebih konsentrasi.
mohon doanya ya," pungkasnya.
terkait#pembocor unas siap-siap dipecat, lamongan
baca juga
perampok gondol emas seberat 12 kg
persela siap tempur di stadion wilis
polisi gulung komplotan pembajak truk bermuatan
propam buru penjual carnophen
pemakai dan pengedar diringkus
penulis: musahadah
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.