Halaman

Jumat, 09 Mei 2014

Dokter Kecantikan Ini Tiba-Tiba Dinobatkan Sebagai Best Enterprise




Dokter Kecantikan Ini Tiba-Tiba Dinobatkan Sebagai Best Enterprise
Dokter Kecantikan Ini Tiba-Tiba Dinobatkan Sebagai Best Enterprise






surya online, surabaya - selain wali kota tri rismaharini ada satu tokoh lain dari indonesia yang menerima penghargaan dalam ajang summit of leaders yang berlangsung di london pada 15 hingga 17 april 2014 lalu.
dia adalah deby vinski,  dokter  kecantikan asal jakarta.
deby vinski adalah pimpinan perfect beauty aesthetics and anti-aging clinic, jakarta.
sosialita yang kerap dijuluki queen of anti-aging juga menjabat president of wocpm (world council for preventive regenerative and anti-aging medicine).
.
pada forum yang digelar  europe business assembly (eba), ia  menyabet penghargaan untuk kategori best enterprise.
lembaga nonpemerintah yang berbasis di oxford inggris tersebut menilai  deby vinski sukses melakukan kerja  profesionalnya dalam menjalankan perusahaan.
“saya dapat pemberitahuan, mendapatkan penghargaan itu sejak sekitar dua sampai tiga bulan lalu,” kata deby kepada surya, kamis (8/5/2014).
dokter cantik ini mengaku tak tahu kapan  eba melakukan seleksi  terhadap perusahaan.
namun dia yakin, eba  melakukannya dengan cermat dan tidak gampangan.
pasti ada proses penilaian yang berlangsung tanpa sepengetahuannya.
“saya kan juga pernah mendapat penghargaan dari swiss.
kemungkinan itu juga menjadi pertimbangan eba,” lanjutnya.
setelah mendapat kabar baik dari eba tersebut, deby lantas mengirimkan data profil perusahaan yang dia kelola.
pengiriman data tersebut sesuai dengan permintaan dari pihak eba.
meski sebelumnya tak pernah mendengar nama eba, namun dia yakin benar lembaga tersebut memiliki kredibilitas tinggi.
sebab sepengetahuan perempuan yang kerap berkeliling ke berbagai negara untuk menjalankan tugasnya sebagai presiden wocpm ini, organisasi-organisasi nonprofit  di inggris pasti mendapat pengawasan yang ketat dari pemerintah setempat.
dia yakin eba tak akan memanfaatkan penghargaan-penghargaan yang mereka berikan sekadar untuk menghimpun uang dari para pemenang.
(ben)



terkait#tri rismaharini

berita terkait: liputan khusus polemik piala risma



bantah keluarkan biaya untuk dapatkan penghargaan


risma : aku kapok wis nampa penghargaan maneh!


ini jawaban risma terkait polemik piala socrates


ini daftar tarif penghargaan yang dipatok eba


pria ini pernah didapuk komite socrates, lalu mundur mendadak






editor: titis jati permata

sumber: surya cetak






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.