| Dianggap Tidak Fair, Massa PMII Demo Tuntut Timsel Dibubarkan |
surya online, lamongan - pergerakan mahasiswa islam indonesia (pmii) komisariat unisda meluruk kantor timsel kpu di jalan raya sugio menuntut dibubarkannya timsel, lantaran dianggap tidak fair, selasa (13/05/2014).
tuntutan pembubaran timsel oleh puluhan massa pmii ini setelah melihat pengumuman yang lulus seleksi dan masuk dalam 20 besar.
"terindikasi peserta yang lolos ke 20 besar.
dan ada indikasi jual beli kursi 20 besar,"tegas benu muharto, koordinator aksi.
selain itu, dengan diunggahnya hasil seleksi calon komisioner kpu melalui media jejaring sosial facebook sebelum tanggal penetapan menjadi pertanyaan bagi masyarakat lamongan, apalagi itu atas nama akun pribadi.
"bubarkan timsel kpud karena tidak mampu menjalankan amanat pkpu nomor 02 tahun 2013,"tegas benu.
selain menuntut pembubaran timsel, massa juga minta kpu provinsi ambil alih seleksi calon anggota kpud lamongan.
massa pmii juga menuding, dari 20 calon anggota kpud yang lolos seleksi awal terindikasi ada unsur kkn, banyak yang terlibat di pengurusan parpol maupun tim sukses pileg.
massa yang bertahan selama sekitar 30 menit di pintu gerbang kantor timsel akhirnya meminta timsel menemui mereka.
beberapa menit kemudian, ketua timsel, imam tresno edy dan anggota timsel lainnya menemui massa.
sekretaris timsel, pugoh akhirnya mengklarifikasi apa yang dituntut massa.
pugoh bahkan minta massa membuktikan tuduhannya dalam 6 tuntutan yang tersurat dan diserahkan ke timsel.
"kita sudah sangat selektif dan bisa dibuktikan dengan proses seleksi yang dilakukan secara bertahap,"tegas pugoh.
jawaban sekretaris timsel, pugoh ternyata dinilai tidak memuaskan massa dan mereka mengakhiri aksinya dengan membakar kertas karton di depan pintu kantor timsel, dilanjutkan dengan orasi dan berbalik arah meninggalkan kantor timsel.
terkait#demo kpud, pmii lamongan
baca juga
pmii gagal halangi pembelian mobil dinas dprd lamongan
massa pmii siapkan waket dprd lamongan tiang gantungan
pmii lamongan gelar malam keprihatinan untuk kpk
penulis: hanif manshuri
editor: heru pramono
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.