Halaman

Rabu, 28 Mei 2014

Aktivis Banyuwangi Tolak Pendirian Tambang Dengan Mendaki Gunung




Aktivis Banyuwangi Tolak Pendirian Tambang Dengan Mendaki Gunung
Aktivis Banyuwangi Tolak Pendirian Tambang Dengan Mendaki Gunung






surya online, banyuwangi - aktivis lingkungan banyuwangi’s forum for environmental learning (baffel) kembali menyuarakan penolakan terhadap rencana eksploitasi emas di hutan lindung gunung tumpang pitu.
jika sebelumnya mereka memilih mendaki gunung agung bali, november 2013 silam, kini mereka memilih ranu kumbolo, sebuah danau yang terletak di jalur pendakian gunung semeru.
mereka menolak keberadaan tambang dengan membentangkan spanduk bertuliskan “manusia bisa hidup tanpa emas, tapi tidak tanpa air”.
"ranu kumbolo yang berada di kecamatan senduro lumajang sengaja kami pilih bukan hanya kaena popularitasnya di kalangan pendaki gunung dan pecinta alam, namun karena danau eksotis yang berada di ketinggian 2.
400 m dpl membangkitkan kesadaran tentang pentingnya air," kata deni alamsyah anggota baffel yang ikut dalam pendakian, rabu (28/5/2014).
dia mengatakan, siapapun yang pernah mendaki gunung terutama gunung semeru akan merasakan betapa berharganya air.
"rencana tambang emas akan merusak hutan tumpang pitu sebagai kawasan air, maka kami dengan tegas tetap akan menolak tambang tersebut," ungkap deni.
deni mengaku walaupun aksi yang ia lakukan terbilang sederhana, namun ia yakin jika pesan di spanduk yang dibentangkannya akan menyebar ke banyak komunitas.
“air itu universal.
karena itu siapa pun manusia jika diingatkan akan pentingnya air, tentu hatinya akan tersentuh.
apa pun agamamu, apa pun kebangsaanmu, apa pun pandangan politikmu, apa pun taraf pendidikanmu, semuanya pasti butuh air untuk melanjutkan hidup.
bukan emas," kata deni.




terkait#banyuwangi

baca juga



peserta ukw di banyuwangi pecahkan rekor


kabupaten banyuwangi sabet indonesia digital society award


bupati banyuwangi : rute penerbangan baru dorong pergerakan ekonomi


hari ini anugerah pangripta nusantara utama diterima bupati banyuwangi


pelabuhan lcm ketapang tutup, antrian truk mengular






editor: titis jati permata

sumber: kompas.
com






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.