| 80 Persen Lahan Tol Yang Akan Dibebaskan Masih Berupa Bangunan |
surya online, malang – proses pengadaan lahan untuk proyek jalan tol pandaan-malang di kelurahan madyopuro dan kelurahan cemorokandang, kecamatan kedungkandang, kota malang, terus dilakukan.
rencananya, badan pertanahan nasional (bpn) akan melakukan pengukuran kebutuhan lahan di dua kelurahan tersebut, rabu (21/5/2014) mendatang.
pejabat pembuat komitmen (ppk) pengadaan lahan jalan tol dari kementerian pu, mulyoto, mengatakan, proses pengadaan lahan untuk jalan tol harus selesai pada 2014 ini.
rencananya, bpn akan melakukan pengukuran luas tanah yang digunakan untuk jalan tol.
setelah itu, panitia pengadaan akan melakukan inventarisir tanah yang ada di lokasi.
“setelah inventarisir akan dilakukan pengumuman ke pemilik tanah.
kemudian ada masa komplain, lalu penetapan harga.
targetnya, untuk pengadaan lahan selesai pada 2014 ini,” katanya, senin (19/5/2014).
camat kedungkandang, panit haryoto, mengatakan, lahan yang dibebaskan untuk proyek tol di dua kelurahan tersebut milik 238 warga.
rinciannya, untuk kelurahan madyopuro sebanyak 152 warga dan kelurahan cemorokandang sebanyak 86 warga.
menurutnya, dari total lahan milik warga yang dibebaskan tersebut sekitar 80 persen ada bangunannya.
“paling banyak lahan yang ada bangunannya di kelurahan madyopuro,” kata panit haryoto, ditemui di balaikota malang.
dikatakannya, panitia pengadaan lahan dari pemkot malang sudah melakukan sosialisasi kepada para pemilik lahan.
para pemilik lahan akan diberi ganti untung dalam proses pembebasan lahan tersebut.
“warga diberi ganti untung bukan ganti rugi.
selain itu, warga juga diperbolehkan mengambil material bangunan yang ada di lokasi.
untuk lahan yang masih ada tanamannya akan ditunggu sampai masa panen baru dilakukan pembangunan fisik.
itu bunyi dalam sosialisasi kepada warga,” ujarnya.
perlu diketahui, kebutuhan luas lahan untuk proyek jalan tol di kota malang hanya sekitar 15,74 hektar.
panjang jalan tol yang melintas di kota malang hanya 1,880 kilometer.
kota malang akan menjadi interchange jalan tol malang-pandaan.
rencananya, jalan tol pandaan-malang membentang sepanjang 38,488 kilometer.
total luas lahan yang dibutuhkan sekitar 363,86 hektar.
jalan tol tersebut melintasi tujuh kecamatan, 33 desa/kelurahan, di tiga kota/kabupaten, yaitu, kabupaten pasuruan, kota malang, dan kabupaten malang.
pembangunan proyek jalan tol ditargetkan selesai pada 2020 mendatang.
terkait#jalan tol
baca juga
pakde karwo : tinjau ulang pembangunan tol tengah kota surabaya
konsorsium bumn kebut kajian tol semarang-cirebon
april, proyek tol gempol-pandaan ditargetkan rampung
warga jombang diminta segera ambil uang ganti rugi tol
tol purbaleunyi butuh saluran air bawah tanah
penulis: samsul hadi
editor: titis jati permata
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.