surya online, malang - jumlah titik pantau penilaian piala adipura bertambah menjadi 51 titik, sementara pada 2012-2013, hanya 48 titik yang semuanya terletak di kota kepanjen, ibukota kabupaten malang.
"penilaian untuk piala adipura sudah p2 (penilaian kedua) pada 23-24 april 2014 lalu," jelas tridiyah maestuti, kepala badan lingkungan hidup (blh) kabupaten malang kepada surya online, kamis (1/5/2014).
tim penilai tak hanya dari kementerian lingkungan hidup tapi juga beberapa pihak, termasuk lsm.
pemkab malang mengharapkan bisa mempertahankan piala adipura lagi untuk kategori kota kecil kepanjen.
sasaran 51 titik pantau mulai dari pasar kepanjen, fasilitas kesehatan, perkantoran, terminal, saluran terbuka air, sekolah-sekolah, jalan, tpa talangagung, rsud kanjuruhan dan pemukiman penduduk.
andalan penilaian masih tetap di tpa talangagung, block office kantor bupati malang di jl panji, kepanjen yang cukup luas ruang terbuka hijaunya serta taman puspa di kawasan jalibar, kepanjen.
tpa talangagung tetap menjadi ikon karena dari sampah itu bisa mengalirkan gas metan ke 144 sambungan rumah warga sekitar lokasi.
selain itu juga biopori di pemukiman masyarakat dan sebagian di perkantoran pemerintah di kepanjen.
"fungsi biopori adalah untuk resapan air dan penyimpanan kompos," ungkap bu tri, panggilan akrabnya.
gerakan sejuta biopori sendiri akan berusaha diterapkan di kabupaten malang, namun saat ini masih fokus ke kepanjen.
dijelaskan tridiyah, kabupaten malang mengharapkan bisa mendapat nilai 78 dan tahun depan ingin mendapatkan adipura kencana.
pengumuman hasil penilaian kedua (p2) akan dilaksanakan pada hari lingkungan hidup pada 5 juni 2014.
sementara itu, untuk piala kalpataru, mengandalkan dua poktan sebagai penyelamatan lingkungan, yaitu poktan dari kecamatan tirtoyudo dan poktan dari desa sidodadi, kecamatan gedangan.
tahun lalu, kabupaten malang mendapat dua piala kalpataru untuk kategori penyelamat lingkungan dan pengabdi lingkungan.
sedang untuk piala adiwiyata mandiri, kabupaten malang mengandalkan sdn panggungrejo 4 kepanjen.
sedang untuk adiwiyata nasional mengandalkan smpn 1 tumpang, sman 1 dampit dan mts negeri kepanjen.
terkait#51 titik, dipantau, tim penilai adipura
baca juga
desa sekarbanyu dan druju dipantau khusus
dewan telatan sulit dipantau
penulis: sylvianita widyawati
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.