Halaman

Minggu, 09 Maret 2014

Serangan Burung Membuat Produktivitas Sorgum Rendah




Serangan Burung Membuat Produktivitas Sorgum Rendah
Serangan Burung Membuat Produktivitas Sorgum Rendah






suryaonline, banyuwangi - produktivitas tanaman sorgum di perkebunan pasewaran milik pt perkebunan nusantara (ptpn) xii di banyuwangi kurang optimal karena munculnya serangan hama.
hama yang dimaksud adalah burung jenis pemakan biji-bijian yang jumlahnya sampai ribuan ekor.
"serangan burung membuat hasil panenan sorgum rendah," kata martono, manajer operasional ptpn xii unit usaha strategis pasewaran, sabtu (8/3/2014) di sela-sela acara penandatangan mou antara ptpn xii dengan kelompok tani kopi, kakao dan gula aren di kecamatan glenmore, banyuwangi.
menurut martono, normalnya, satu hektar bisa menghasilkan sekitar empat ton sorgum.
namun serangan burung pipit membuat hasil panen hanya mencapai 1,5 ton per hektarnya.
pihak perkebunan bukannya tanpa upaya untuk mengusir burung-burung ini.
setidaknya pernah dicoba menggunakan pengusir burung dengan media suara atau sonic boom, alat yang biasa digunakan di bandara-bandara.
namun alat yang bisa mengeluarkan suara nada tinggi ini tidak cukup ampuh untuk mengusir kawanan burung.
penggunaan cara tradisional memakai orang-orang penakut burung juga sudah dilakukan.
cara ini juga kurang efektif mengingat area untuk menanam sorgum mencapai 46 hektar.
"pakai alat suara itu juga ga mempan untuk mengusir burung," kata martono.
selain produktivitas yang rendah, ada masalah lain yang menghadang sorgum, yakni harga rendah dan serapan pasar yang minim.
sorgum hanya laku sekitar rp 2.
200 per kilogram.
padahal hitungan ekonominya, sorgum yang diharapkan bisa menjadi penganti gandum itu harus dijual rp5000 untuk menutup biaya produksi.
direktur umum ptpn xii menambahkan rendahnya produktivitas sorgum juga dikarenakan lahan di pasewaran kurang cocok dan pola tanam yang kurang pas.
harusnya, sorgum ditanam satu bulan setelah musim hujan.
untuk itu, ptpn akan menanam di lahan lain, serta mengubah pola tanam dan menganti varietas tanaman sorgum yang akan ditanam.
pemindahan lahan sorgum di pasewaran karena area tersebut masuk dalam lahan kampe yang akan dikembangkan sebagai kawasan industri kampe industrial estate banyuwangi (kieb)"nanti lahan sorgum akan kami pindahkan, dan ambil varietas yang bagus dari sulawesi," ucapnya.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.