Halaman

Senin, 17 Maret 2014

Belum Dialiri Listrik, Perumahan PNS Tak Berpenghuni









surya online, malang - perumahan bumi kanjuruhan yang diperuntukkan bagi pns kabupaten malang masih enggan dihuni warganya.
sebab hingga saat ini, listrik di perumahan itu belum menyala.
meski di perumahan itu ada sejumlah tiang listrik.
agus, seorang pns pemkab malang menyatakan jika tidak segera ada aliran listriknya, maka penghuninya pasti tidak mau menempatinya.
"padahal kalau tidak ditempati, nanti rumahnya tambah rusak," ungkap pns sebuah skpd itu kepada surya online, minggu (16/3/2014).
di satu sisi, setiap bulan, pns sudah membayar kredit ke bank.
ia mencontohkan dirinya sudah delapan kali dipotong gajinya untuk membayar kredit rumah.
per bulan harus membayar rp 1.
013.
000.
"kepingin punya rumah, tapi kok gini?" keluhnya.
menurutnya, tak hanya ia sendiri yang mengeluh.
tapi banyak rekan pns lain juga yang sudah dipotong cicilan per bulan, tapi enggan menempati rumahnya karena tidak ada listriknya.
perumahan yang ada di kawasan jalibar kepanjen itu dari pantauan surya online masih ada aktivitas pembangunan rumah baru.
tapi rumah-rumah yang sudah lama dibangun dan sudah diserahkan ke pns nampak melompong.
tanaman liar tumbuh di depan rumah-rumah pns.
carport di tiap rumah yang dulu diberi paving stone juga jadi banyak rusak.
begitu juga jalan di blok rumah itu.
di dalam rumah pns nampak ada yang rutin menengok dan ada yang membiarkannya.
bagi yang rutin menengok, itu bisa dilihat dari kondisi dalam rumah yang bersih.
tapi rumah itu tidak berpenghuni.
"kalau air pdam-nya sudah ada," kata pns yang mengambil kpr selama 10 tahun itu.
memang protes terbuka tidak dilakukan para pns itu dengan kondisi tersebut.
ia mengharapkan agar badan perumahan kabupaten malang juga mengecek kondisi disana, meski pembangunan perumahan itu sudah di pihak ketigakan yaitu pt kharisma karangploso.
lahan di perumahan bumi kanjuruhan kepanjen milik pemkab malang.
namun dihibahkan ke pns yang membeli rumah di lokasi itu.
sehingga pengembang cukup membangun fisik rumah tanpa membebaskan lahannya.
tri wediyanto, direktur pt kharisma karangploso, pengembang perumahan bumi kanjuruhan kepanjen menyatakan sudah membayar biaya sambungan listrik ke pln.
"kami sudah membayar ke pln pada agustus 2013 lalu," jelas tri kepada surya online.
namun ketika dilakukan pemasangan tiang listrik, ada titiknya yang masuk ke lahan warga.
tapi masalah itu kemudian bisa diselesaikan pada januari 2014 lalu oleh badan perumahan kabupaten malang.
"sekarang ya kami tinggal menunggu realisasi pln.
saya paham sekali kalau warga tidak mau meninggali rumah itu karena memang tidak ada listriknya," ungkapnya.
terakhir ia sempat menghubungi pihak pln, katanya akan segera ditindaklanjuti.
 "saya akan mencek lagi ke pln kapan bisa dialiri listriknya," katanya.
di lokasi itu, pengembang sudah membangun 120 rumah.
tapi realisasi kredit baru mencapai 63 orang.





berita lainnya



akademisi hingga birokrat nyalon ketua dewan kesenian kota malang


plengsengan senilai rp 245 juta di batu roboh


para pengemis di kota malang berbagi


hari pertama, tak ada kampanye parpol di kab malang


parkir jalan semeru ditetapkan 8 titik





penulis: sylvianita widyawati

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.