Halaman

Rabu, 19 Februari 2014

Tumbuhan Karnivora Mulai Ngetren




Tumbuhan Karnivora Mulai Ngetren
Tumbuhan Karnivora Mulai Ngetren






surya online, surabaya - tanaman karnivora yang merupakan tanaman langka dan biasa tumbuh di kawasan hutan liar dikembangbiakkan miftah alfian rizky (23), warga kawasan pucang adi surabaya.
ketika ditemui dirumahnya, selasa (18/2/2014), pria yang disapa alfi ini terlihat asyik berkutat di salah satu ruangan di rumahnya, mengurus tanaman-tanaman kecil dengan ujung-ujungnya memiliki duri dan bergelembung.

sementara tanaman lainnya, sebuah daun yang ada bunganya berbentuk kantong.
"ini tanaman kantong semar.
tergolong langka di alam liar ini, dulunya memang sempat populer pada tahun 2008, tetapi kemudian meredup, hingga awal tahun 2014 ini penggemarnya mulai meningkat lagi," jelas alfi.
tumbuhan unik asli indonesia ini biasanya tumbuh di hutan-hutan liar kini makin tenar sebagai tanaman hias sehingga untuk mendapatkan jenis tumbuhan pemakan serangga tidak perlu berburu ke hutan.
alfi menambahkan, ukuran kantong semar ada yang panjang 30-40 cm atau bisa digunakan untuk menangkap hewan sebesar tikus sawah.
jenis kantong semar yang diperlihata alfi yakni kantong semar raflesiana, hookeriana dan picalcarata.
"tumbuhan karnivora itu kan akarnya tidak kuat jadi susah untuk mendapatkan zat hara, untuk memenuhi kebutuhan zat hara yang diperlukan tumbuhan akhirnya mereka memakan serangga itu," cerita alfi.
caranya dengan menarik serangga untuk mendekat, kalau serangga sudah masuk kantong ini biasanya susah keluar sebab disini ada zat khusus sehingga serangga pasti mati, kemudian akan dicerna oleh tumbuhannya.
meski tumbuhan karnivora tergolong langka, alfi mengaku berani untuk menjadikan bisnis karena saat ini sudah mulai dibudidayakan.
bahkan untuk memenuhi stok pemesanan yang rata-rata dari luar kota, terkadang ia harus mendatangkan dari singapura tiap dua minggu sekali.
selain kantong semar, alfi juga memelihara jenis drosera dan venus flytrap yang juga memakan serangga, seperti laba-laba, semut, lalat dan nyamuk.
bedanya, jika kantong semar memangsa serangga yang terjebak ke kantongnya, drosera dan venus flytrep mengeluarkan cairan manis sehingga semut biasanya sering dijumpai terjebak dan menempel di daun venus.
"venus flytrap ini kan punya sensor seperti rambut halus dan posisinya terbuka, kalau di dalamnya dihinggapi serangga ia akan menutup dan serangganya akan dicerna tumbuhan," imbuhnya.
alfi menegaskan, untuk merawat tumbuhan karnivora sebenarnya tidak terlalu sulit karena tanpa memakan serangga pun bisa hidup tetapi perkembangan tumbuhan ini akan lebih bagus jika mendapat gizi yang lebih banyak di dapat dari serangga yang dimakannya.



terkait    #tumbuhan karnivora, mulai ngetren

penulis: sri handi lestari

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.