Halaman

Sabtu, 08 Februari 2014

Tipis, Kesempatan Siswa Hamil Ikut Unas Kejar Paket Gelombang Pertama




Tipis, Kesempatan Siswa Hamil Ikut Unas Kejar Paket Gelombang Pertama
Tipis, Kesempatan Siswa Hamil Ikut Unas Kejar Paket Gelombang Pertama






surya online, surabaya - kesempatan siswi hamil untuk mengikuti ujian nasional pendidikan kesetaraan (unpk) atau unas kejar paket c gelombang pertama april 2014 mendatang cukup tipis.
pendaftaran unpk akan ditutup dalam seminggu ke depan.
kabid pendidikan non formal, informal (pnfi) dan nilai budaya dindik jatim nasor mengatakan belum ada peserta mutasi dari pendidikan formal ke non formal yang biasa dilakukan siswa bermasalah seperti tersangka tindak kriminal maupun hamil.
"jika ada sebaiknya sekolah bersangkutan segera memindahkan siswa ini ke pkbm agar bisa mengikuti unpk,” katanya, sabtu (8/2/2014).
dia menjelaskan, syarat mutasi dari sekolah formal ke non formal cukup mudah.
sekolah formal cukup menyerahkan raport hasil belajar siswa bermasalah tadi serta bukti nomor kepesertaan ujian ke pkbm.
penyerahan bukti nomor ujian formal ini cukup penting, supaya tidak terjadi nomor ganda yang bisa merugikan siswa bersangkutan.
"kalau ada satu nomor ujian yang dipakai untuk ujian formal dan non formal, biasanya nilai ujian anak ini tidak keluar.
jadi, harus dicabut dulu yang nomor ujian formalnya," ungkapnya.
bagaimana jika sekolah formal tidak mau mendaftarkan siswa ini ke pkbm dan memutuskan untuk mengeluarkannya dari sekolah? menurut nasor, siswa ini akan dianggap gagal formal karena nilai ujiannya kosong.
namun, siswa bersangkutan masih diberi kesempatan ikut unpk gelombang kedua yang digelar pada bulan agustus mendatang.
"ijazahnya legal dan bisa dipakai melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi," jelasnya.
kasi pendidikan masyarakat (dikmas) pnfi dindik jatim ninik astuti menambahkan, terkait siswa hamil atau yang tersandung masalah pidana ini perlu diperjelas statusnya.
sebab, jika mereka mendaftarkan diri sebagai gagal formal, mereka harus memiliki nomor unas sebagai bukti mereka telah menyelesaikan proses belajar-mengajar di sekolah asal.



terkait    #ujian nasional

baca juga



dua siswa hamil tolak ikut unas kejar paket


akhir januari, pendaftaran unas kejar paket ditutup


nuh janji se ujuan sekolah turun minggu depan


mendikbud : sing penting arek iku sinau


sekolah ramai-ramai tambahkan materi sbmptn





penulis: musahadah

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.