| Sudah Terlanjur Bayar Uang Pelicin, Malah Tak Lolos Tes CPNS |
surya online, lamongan – sebanyak 371 tenaga honorer kategori dua (k2) dari 1.
245 k2 di pemkab lamongan dinyatakan lulus tes cpns 2013.
kini, 874 k2 yang tak lolos hanya bisa mengharap belas kasihan pemerintah daerah agar nasibnya diperjuangkan atau minimal masih dipakai meski dengan perjanjian kontrak.
seorang tenaga k2 yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, dirinya sebenarnya bisa berharap lolos dalam cpns kali ini.
bahkan ia dan rekan-rekannya siap menyediakan dana ratusan juta kalau memang diharuskan membayar.
“terus terang saya bahkan sudah dimintai uang pelicin dengan nilai yang cukup besar oleh seseorang di pemkab,” ungkapnya.
kini, ia dan sejumlah temannya berencana meminta kembali uang tersebut.
uang itu sudah pernah ditanyakan, dan oleh oknum tersebut dijawab kalau masih akan ada kesempatan susulan.
“saya disuruh nunggu, katanya masih ada tes susulan untuk tenaga k2,” katanya tanpa mau menyebut nominalnya.
sementara itu, kepala badan kepagawaian daerah (bkd), bambang kustiono memastikan jumlah yang lulus dari k2 tercatat sebanyak 371 orang.
”hari ini, sekretaris bkd mengambil pengumuman resminya di surabaya,” kata bambang.
disinggung masih adanya tenaga k2 yang menyerahkan uang pelicin, menurut bambang itu dilakukan para spekulan yang hanya membohongi mereka.
sejak awal pihaknya sudah mewanti–wanti untuk tidak mempercayai adanya orang – orang yang mengaku bisa membantu meluluskan tes cpns.
“kita di lamongan hanya kebagian penempatan tes, semua berkas dan jawabannya langsung dikemas dan dibawa ke jakarta.
kalau ada yang membayar uang, berarti mereka tertipu,” tegas bambang.
terkait    #cpns
baca juga
tak lolos cpns, puluhan guru honorer protes
honorer k2 kesal situs menpan tak bisa diakses
181 cpns kategori satu kabupaten lamongan dilantik
penulis: hanif manshuri
editor: titis jati permata
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.