Halaman

Rabu, 05 Februari 2014

Ratusan K2 di Mojokerto Kecele Pengumuman CPNS




Ratusan K2 di Mojokerto Kecele Pengumuman CPNS
Ratusan K2 di Mojokerto Kecele Pengumuman CPNS






surya online, mojokerto - ratusan pegawai kategori dua (k2) di pemkot mojokerto kecele pengumuman cpns untuk dirinya.
mereka secara bergantian mendatangi kantor bkd di lingkungan balai kota mojokerto, rabu (5/2/2014).
mulai pagi hingga sore ini, mereka datang hanya ingin mengetahui nasib mereka, apakah diterima atau tidak.
namun, mereka semakin kecewa karena pihak bkd enggan menjelaskan.
"sudah berkali-kali pengumuman kelulusan k2 ditunda-tunda.
sekarang malah tidak jelas lagi.
kata kemenpan hari ini pengumuman.
tapi di kota mojokerto malah bilang tidak tahu," kesal salah satu k2 saat tiba di kantor bkd.
dalam kondisi basah kuyup karena kehujanan, dia bersama dua rekannya nekat menerobos hujan demi pengumuman cpns.
mereka berharap tidak ada lagi bentuk permainan uang dan titipan-titipan pejabat untuk bisa mengisi kursi cpns di kota mojokerto.
para k2 itu memang selama ini mempertanyakan ketidakjelasan jadwal pengumuman cpns untuk jalur ini.
sebelumnya, pengumuman cpns akan disampaikan pada akhir desember 2013.
kemudian ada pemberitahuan diundur pada 4 januari 2014.
kemudian ada pemberitahuan kembali diundur 7 februari.
namun kini para k2 sudah mendapat kepastian 5 februari 2014 pengumuman sudah bisa dilihat.
"kalau terus ditunda-tunda, kami berhak mempertanyakan.
jangan-jangan ada permainan karena ada peserta k2 titipan atau permainan yang lain," kata salah satu k2.
sementara itu, kabid pengadaan dan mutasi pegawai bkd kota mojokerto, ary setyawan, mengakui bahwa mulai siang tadi hingga pukul 15.
00 ini, banyak k2 menanyakan.
bahkan, telepon kantor terus berdering hanya ingin menanyakan pengumuman k2.
"kalau berkembang wacana ada permainan, mau bermain dari mana.
semua ada di pusat dan kami hanya menerima list jika pengumuman sudah ada.
sampai sekarang belum ada kepastian.
termasuk saya tanya ke provinsi," kata ary.




penulis: nuraini faiq

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.