surya online, sidoarjo – tak puas dengan penghasilannya sebagai pemilik warung kopi, kartajap (42), warga desa kedungsugo, kecamatan prambon, sidoarjo, memilih jalan yang salah, membuka judi dingdong.
namun, baru sebulan menjalani judi dingdong, kartajap harus berurusan dengan polisi karena bisnis tambahannya ini ternyata meresahkan warga sekitar kedungsugo.
kasubag humas polres sidoarjo, akp samsul hadi, mengatakan pihaknya menerima laporan warga mengenai judi dingdong di sebuah warung kopi.
setelah melakukan pengintaian, unit reskrim polres sidoarjo langsung melakukan penggerebekan.
“penggerebekan kami lakukan malam hari pukul 19.
00 wib.
sengaja kami lakukan penggerebekan ketika ada orang yang sedang bermain judi dingdong ini agar tidak bisa mengelak lagi,” kata samsul, selasa (11/2/2014).
dari hasil penggerebekan, samsul menyatakan pihaknya mengamankan 11 unit mesin dingdong dan 1.
683 keping koin dingdong.
namun begitu, samsul menyatakan masih mengejar satu pelaku lagi yang merupakan penyedia mesin judi dingdong ini.
“kami masih mengejar satu orang tersangka lagi berinisial bg.
tersangka bg ini tinggal di kosan di kawasan desa gedangrowo, prambon, sidoarjo,” sambungnya.
kepada awak media, kartajap mengaku hanya dititipi mesin judi dingdong oleh bg.
kartajap menjelaskan dari total pemasukan judi dingdong ini, ia hanya mendapatkan 20 persen saja.
“perharinya antara rp 300.
000 – rp 500.
000.
lumayan buat tambah penghasian warung.
saya kira ini bukan judi, makanya waktu ada tawaran bg, saya terima saja,” kilahnya.
terkait    #warung kopi plus judi dingdong, sidoarjo
baca juga
untuk keamanan, made joga ditahan di lapas sidoarjo
sampah berserakan di lingkar timur sidoarjo
lawan prambanan, ffc bermain menekan sejak awal
baru dibangun, gorong-gorong sudah jebol
bupati persilakan lapindo ngebor asal ganti rugi warga dilunasi
penulis: irwan syairwan
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.