surya online, surabaya - wakil ketua umum kamar dagang dan industri (kadin) jawa timur dedik suhajadi mengakui kalau pengusaha perempuan di jawa timur terus tumbuh.
meksipun dia tidak mengetahui prosentasenya.
"kalau tumbuhnya ya, tiap tahun selalu bermunculan baru.
kami dari kadin juga terus mendorong agar wirausahawan ini terus tumbuh, dan saat ini memang didominasi oleh perempuan," ujar dedik kepada surya.
pengusaha perempuan itu banyak bermunculan dari sektor umkm.
usaha yang paling banyak digeluti adalah makanan olahan dan kerajinan.
dedik menyebut sejumlah kota yang pelaku umkm perempuannya tumbuh antara lain sidoarjo, pasuruan, malang, situbondo dan tulungagung.
"orang mungkin tidak menyangka, namun di situbondo itu banyak juga bermunculan umkm dan pelakunya kebanyakan perempuan," lanjut dedik.
meskipun dia tidak bisa menyebutkan berapa angka pertumbuhan setiap tahunnya, dedik bisa memberikan perumpamaan pertumbuhan pengusaha perempuan.
'kalau kadin menggelar acara kunjungan keluar jatim bahkan keluar negeri, dari 100 persen peserta, 60 persennya pasti ibu-ibu," lanjut dedik.
apalagi kadin mempunyai program satu juta pengusaha setiap tahun, meskipun target itu belum bisa terpenuhi dalam rentang waktu satu tahun.
pengusaha perempuan pada awalnya muncul karena faktor ekonomi.
alasannya karena ingin menambah penghasilan keluarga.
"melalui program satu juta pengusaha setiap tahun, kami tidak hanya ingin tumbuhnya pengusaha baru, namun juga bagaimana mendampingi pengusaha untuk bisa bertahan dan maju.
jadi tidak sekedar mendapatkan tambahan penghasilan namun menjadi penghasilan utama," tegasnya.
sebelumnya top coach indonesia (tci), sebuah perusahaan di bidang pelatihan bisnis, menyebutkan kalau pertumbuhan pengusaha perempuan di indonesia mencapai 8 persen setiap tahun.
pengusaha perempuan terus tumbuh paling banter dimulai tahun 2008 silam.
mereka kebanyakan berusaha di sektor umkm, juga perdagangan.
bisnis secara offline, maupun online banyak dilakoni pengusaha perempuan.
penulis: sri wahyunik
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.