surya online, surabaya - rm (16), warga jalan kebun dalem surabaya hanya bisa pasrah saat digelandang warga ke polsek semampir karena mencuri di rumah abdul latief, warga di jalan ampel cempaka.
sedangkan temannya, han yang juga masih berusia 16 tahun, berhasil melarikan diri.
"tersangka berusaha melarikan diri dengan berlari melewati atap rumah warga," kata kapolsek semampir kompol sartono, rabu (12/2/2014).
sebelum menjalankan aksinya, kedua remaja ini sudah merencanakannya dengan matang.
mereka sering mengamati rumah korban.
bahkan sebelum beraksi, mereka dua kali melewati rumah korban untuk mengamati situasi.
setelah memastikan situasinya aman, keduanya lalu masuk ke dalam rumah dengan naik dinding rumah tetangga korban.
mereka lalu masuk ke dalam rumah korban, setelah melewati atap belakang rumah tetangga.
"tersangka masuk lewat lantai tiga, lalu turun ke lantai dua," kata sartono.
di lantai dua mereka telah mencuri handphone dan modem milik korban.
saat mencari barang berharga lainnya, mereka dipergoki korban yang terbangun karena hendak buang air kecil.
saat dipergoki, kedua tersangka minta ampun, dan mencari sela untuk kabur.
ketika ada kesempatan, mereka lari berpencar.
korban pun berteriak sehingga membuat warga lainnya keluar rumah, dan ikut membantu mengejar tersangka.
rm yang memilih jalan melewati atap rumah perkampungan.
namun tersangka menyerah, karena terhalang tembok tinggi.
tersangka pun akhirnya turun, dan langsung ditangkap warga yang telah menunggunya di bawah.
"kami masih mengejar tersangka lainnya.
kami sudah mengantongi identitasnya," kata sartono.
dalam pemeriksaan, tersangka mengaku baru kali ini mencuri.
rencananya uang hasil mencuri akan dibuat untuk pesta minuman keras.
terkait    #pencuri cilik tertangkap warga, surabaya
baca juga
mantan pejabat rutan medaeng dilimpahkan ke kejari surabaya
judi di tps sampah dtc digerebek polisi
jambret apes, terjatuh dari motor dikeroyok warga
mpr minta mahasiswa jaga pancasila
satpol pp siap intensifkan patroli di sekitar kbs
penulis: haorrahman
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.