Halaman

Minggu, 23 Februari 2014

Jengkel, Pelaku Ajak Korban ke Bendungan









surya online, blitar-motif pembunuhan terhadap edi purnomo (16), yang mayatnya ditemukan di bendungan wlingi raya, desa jegu, kecamatan sutojayan, kabupaten blitar, hanya masalah sepele.
itu dipicu urusan di tempat kerja mereka.
maklum, keduanya sama-sama bekerja di kandang ayam di kecamatan wlingi.
namun, posisi korban lebih senior di tempat kerja itu sehingga bisa memerintah pelaku.
akibatnya, pelaku tak terima.
kepada petugas, pelakunya, agung (17), warga desa balerejo, kec wlingi, mengaku kesal karena selalu disuruh korban mengangkat barang yang berat-berat, seperti pakan ternak.
akibatnya, pelaku sampai keluar.
puncaknya, ia jengkel.
pada selasa (11/2) malam, ia mengajak korban janjian ketemuan.
agar tak curiga, korban yang asal desa tegalasri, kecamatan wlingi dijanjikan akan diajak nongkrong.
karena sudah kenal baik, korban tak curiga.
ia datang dengan dibonceng sepeda motor oleh ir.
mereka bertemu di jalan depan kantor pdam wlingi.
saat itu pelaku sudah menunggu bersama andrik.
begitu ketemu, pelaku mengajaknya ke bendungan.
tak ada tujuan khusus, menurut agung hanya main-main saja.
mereka berboncengan dua sepeda motor dan tiba di bendungan pukul 20.
00 wib.
setelah ngobrol-ngobrol sebentar, agung menyinggung soal pekerjaan.
akhirnya, antara korban dan agung terlibat cek cok mulut.
entah siapa yang memulai, korban dipukul kepalanya dengan batu oleh agung.
tanpa sempat melakukan perlawanan, korban ambruk.
di saat korban jatuh dengan bersimba darah, agung dengan mengajak kedua temannya itu kabur.
sepeda motor korban dibawa kabur agung.
sedang dompet yang berisi identitas korban, termasuk telepon selulernya dibuang ke bendungan.
informasi, andrik dan irfan tak terlibat melakukan penganiayaan.
mereka hanya mengetahui kejadian itu namun tak berani melapor.
karena tak beridentitas itu, saat mayat korban ditemukan, rabu (12/2) sekitar pukul 07.
30 wib lalu, dinyatakan mr x.
saat ditemukan, korban mengenakan celana jeans, kaos tanpa kra berwarna hitam dengan bertuliskan di dadanya, amg.
ciri lainnya, di antaranya, memakai gelang karet hitam sebanyak lima buah di lengan kirinya, dan cincin perak di jari tengah pada tangan kirinya juga.




penulis: imam hidayat

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.