Halaman

Sabtu, 22 Februari 2014

Giliran Panlih Pilwawali Surabaya Diundang DPR RI









surya online, surabaya - tidak hanya wali kota surabaya tri rismaharini yang diundang dpr ri, tujuh anggota panitia pemilihan (panlih) pilwawali surabaya juga diundang.
namun, hanya empat anggota panlih pilwawali yang datang memenuhi undangan komisi ii dpr ri bidang pemerintahan.
yakni eddy budi prabowo, sudirjo, m syaifi, dan fatkurrohman.
tiga orang anggota panlih tidak hadir yakni h junaidi, adi sutarwiyono, dan sudarwati rorong.
sekretaris panlih pilwawali surabaya, sudirjo mengatakan, pihaknya tidak mengetahui mengapa tiga orang anggota panlih pilwawali tidak hadir memenuhi undangan dpr ri.
"silahkan tanya kepada mereka mengapa tidak hadir di dpr ri," kata sudirjo dihubungi via ponselnya, jumat (21/2/2014).
dijelaskan sudirjo, empat anggota panlih pilwawali surabaya di gedung dpr ri bertemu dan mengadakan rapat dengan wakil ketua dpr ri, priyo budi santoso dan sejumlah anggota komisi ii dpr ri.
dalam rapat tersebut dibahas soal proses pilwawali surabaya yang tidak prosedural sesuai tatib dan aturan yang ada.
di samping itu, adanya manipulasi tanda tangan serta cek list kehadiran dalam rapat.
dan pembahasan persoalan itu di dpr ri berlangsung sekitar 1 jam.
"banyak persoalan yang kita sampaikan tadi hingga terjadi tanya jawab seputar proses pilwawali," tandas sudirjo.
hingga akhirnya, ungkap sudirjo, komisi ii dpr ri akan mempertemukan semua pihak terkait pilwawali surabaya.
yakni semua anggota panlih, sekwan dprd, pimpinan dprd, kemendagri, dirjen otoda, bagian hukum pemprov jatim, dan sebagainya.
"untuk lokasi pertemuan ada di jakarta, namun kapan pelaksanaanya kita belum tahu," tutur sudirjo.



terkait    #giliran panlih pilwawali surabaya diundang, dpr ri

baca juga



menteri esdm: dpr tak bisa tolak kenaikan bbm


maruarar perkirakan paripurna pengesahan rapbn-p diwarnai voting


gubernur bahas konflik sampang di jakarta


pkb targetkan 100 kursi dpr ri


tujuh artis berebut dapil jatim





penulis: ahmad amru muiz

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.