surya online, malang - indonesia corruption watch (icw) memberikan asistensi untuk malang corruption watch (mcw) dalam penanganan dugaan korupsi pengadaan tanah rsud kota malang agar kasus ini dilaporkan jaksa agung muda pidana khusus (jampidsus), kejaksaan agung.
menurut koordinator divisi pelayanan publik icw, febri hendri, pengadaan lahan rsud sudah memenuhi unsur korupsi, baik dari pelaku, perbuatan melawan hukum, merugikan keuangan negara dan menguntungkan orang lain.
“jampidsus nanti yang akan meninjau, hambatan apa saja yang membuat kasus ini mandek.
jampidsus juga merekomendasikan sanksi jika diketahui ada jaksa-jaksa yang tidak profesional,” ujar febri, sabtu (22/2/2014) di rumah malan ocean garden malang.
jika langkah ke jampidsus tidak membuahkan hasil, icw dan mcw akan melaporkan ke jaksa agung muda pengawasan (jamwas) dan komisi kejaksaan.
sebelumnya mcw dan pegiat anti korupsi kota malang mendorong lapor ke komisi pemberantasan korupsi (kpk).
namun laporan ke jampidsus dipilih untuk mengantisipasi etika hubungan antara kpk dan kejaksaan sebab jika sebuah perkara ditangani kejaksaan, maka kpk tidak bisa mengambil alih kecuali kejaksaan sudah menyatakan tidak sanggup lagi meneruskan penyelidikan.
“makanya kalau kejaksaan lempar handuk, kami lebih mudah membuat laporan ke kpk sebab dari sisi jumlah kerugian, perkara ini layak masuk ke kpk,” tambah febri.
beberapa bukti yang akan dibawa ke jakarta antara lain, nilai jual obyek pajak (njop) dan surat keputusan (sk) wali kota.
selain itu ada juga surat pernyataan melepas hak tanah dari nurharjanto kepada kepala dinas kesehatan kota malang, supranoto.
tahun 2013, pemkot malang mengucurkan dana rp 7,3 miliar untuk membebaskan lahan rsud di bumiayu.
dari hasil investigasi mcw, njop kawasan tersebut sekitar rp 700.
000 per meter persegi.
dengan luas lahan 4.
300 meter persegi, butuh dana rp 3,01 miliar.
namun ternyata pemkot justru membeli lahan tersebut seharga rp 1.
700.
000 per meter persegi.
total pemkot malang menghabiskan dana rp 7,3 miliar, selisih rp 4,3 miliar inilah yang saat ini sedang diselidiki kejari kota malang.
terkait    #dorong, kasus, rsud, ke jampidsus
baca juga
bujang tua meninggal di kamar
mantan pejabat rutan medaeng dilimpahkan ke kejari surabaya
ganti rugi belum beres, korban lumpur kembali sambat pansus
main keroyok, wak haji masuk sel
judi di tps sampah dtc digerebek polisi
penulis: david yohanes
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.