Halaman

Kamis, 06 Februari 2014

Direktur RSU: Mereka Bukan Kena DB









surya online, ponorogo - direktur rsu muhammadiyah, jl diponegoro, kota ponorogo, dr iwan hartono mkes menyatakan, pasien yang menderita demam tinggi, serta trombosit dan hematokritnya menurun belum bisa dipastikan terserang demam berdarah (db).
bahkan ketiga pasien satu keluarga tersebut, tidak mengalami pendarahan.
meski pasien yang menempati ruang vip tersebut mengeluhkan keluhan demam tinggi yang sama.
"untuk melihat pasien itu db atau bukan, harus melalui uji laboratorium dan ada kriteria.
kalau demam benar, tetapi tidak ada gejela pendarahan, meskipun pendarahan kecil.
hanya ada bintik-bintik di kulit (pembuluh darah ringan).
bahkan pendarahan besar seperti mimisan dan sebagainya, belum tentu db," terangnya kepada surya online, kamis (6/2/2014).
iwan hartono mengungkapkan, penderita db masih bisa menjalani rawat jalan dan tidak harus rawat inap.
"yang perlu dipahami masyarakat, demam belum tentu db.
karena yang bisa mengetahui db atau bukan, uji laboratorium dan dokter disertai gejala pendarahan.
kalau trombosit turun dan hb naik serta diikuti gejala pendarahan itu pasti db," tegasnya.
kasi pengendalian penyakit, dinas kesehatan (dinkes) suharyanto mengaku belum mendapatkan laporan, terkait adanya penderita db dari kelurahan keniten.
apalagi penderitanya sampai satu keluarga.
"sampai saat ini belum ada laporan, kalau benar kami akan segera melakukan fogging.
untuk bulan januari kemarin, ada 19 kasus berada di kecamatan siman dan kecamatan mlarak," pungkasnya.




penulis: sudarmawan

editor: adi agus santoso






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.