| Asap Kebakaran Lahan Semakin Pekat |
surya online, pekanbaru - kabut asap akibat sisa kebakaran lahan dan hutan di provinsi riau makin pekat menyelimuti kota pekanbaru, jumat (7/2/2014).
asap pekat mulai terasa pada dini hari dan hingga pukul 09.
00 wib masih menyelimuti udara pekanbaru yang membuat langit seperti mendung.
udara yang mulai tercemar asap juga mulai terasa membuat iritasi pada mata dan menyesakkan pernafasan.
"pekanbaru mendapat asap kiriman dari kebakaran lahan di daerah lain di riau, karena angin mengarah ke selatan," kata kepala badan penanggulangan bencana daerah (bpbd) provinsi riau, said saqlul amri.
ia mengatakan, informasi dari badan meteorologi klimatologi dan geofisika (bmkg) stasiun pekanbaru menyatakan jarak pandang akibat asap menurun hingga tinggal 1.
500 meter.
ia mengatakan, jumlah titik panas (hotspot) sebagai indikasi kebakaran lahan di riau sebenarnya terus menurun namun asap masih pekat.
berdasarkan pantauan satelit noaa 18 dari bmkg, lanjutnya, titik panas terpantau terakhir, kamis (6/2/2014) petang sebanyak enam titik di riau.
jumlah itu menurun dibandingkan sebelumnya mencapai 23 titik.
sedangkan, pantuan satelit terra and aqua menunjukan titik api yang lebih banyak di riau hingga mencapai 261 titik.
"pemerintah berpatokan pada data dari satelit noaa 18, namun juga tidak mengabaikan hasil terra and aqua yang lebih sensitif menangkap panas," katanya.
ia mengatakan, kebakaran lahan kini paling banyak terjadi di kabupaten bengkalis, kepulauan meranti, dan pelalawan.
di kota pekanbaru sendiri belum terdeteksi ada titik panas.
(ant)
terkait    #kabut asap
baca juga
kabut asap di daerah ini semakin tebal
editor: titis jati permata
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.