Halaman

Senin, 17 Februari 2014

Ada Potensi 50 Juta Kubik Material Vulkanis Lahar Dingin Gunung Kelud




Ada Potensi 50 Juta Kubik Material Vulkanis Lahar Dingin Gunung  Kelud
Ada Potensi 50 Juta Kubik Material Vulkanis Lahar Dingin Gunung Kelud






surya online, kediri -pasca erupsi gunung kelud, warga diminta untuk tetap waspada, dan tidak cepat-cepat kembali ke rumahnya.
letusan gunung kelud di perbatasan kabupaten kediri, blitar, dan malang pada kamis (13/2/2014) diperkirakan memuntahkan 105 juta meter kubik material vulkanik.
separuh material padat itu terlontar jauh dari gunung dan separuh yang lain berada di sekitar kawah.
saat hujan turun di puncak gunung kelud, lahar dingin pun menjadi ancaman.
"perkiraan dari pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi (pvmbg) badan geologi kementerian esdm, jumlah depositnya mencapai separo dari jumlah material yang terlontar.
ini yang perlu kita waspadai saat hujan terjadi," kata deputi bidang kesiap-siagaan bencana badan nasional penanggulangan bencana (bnpb), dody ruswandi, di posko satlak pb gunung kelud di kediri, minggu (16/2/2014) malam.
badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (bmkg), imbuh dia, sudah memperkirakan akan turun hujan lebat di sekitar puncak gunung kelud pada 17 dan 18 februari 2014.
"ada potensi lahar dingin dari puncak gunung," ujar dia.
saat ini, kata dody, segenap elemen penanggulangan bencana sudah membahas antisipasi terjadinya lahar dingin.
pihak balai besar wilayah sungai brantas yang berkompeten dengan infrastruktur aliran lahar, misalnya, bersiap mengantisipasi aliran lahar dingin melewati 6 jalur.
"bbws brantas mendeteksi ada 6 titik aliran lahar yang (jalurnya) perlu diperkuat dan sudah mereka tangani," kata dody.



terkait    #kelud meletus, krugian triliunan

berita terkait: kelud meletus



sby bakal kunjungi pengungsi di desa segaran


psikolog ajak anak-anak pengungsi bermain


status gunung kelud dievaluasi rabu


tni ad siap rehabilitasi rumah warga


alat peringatan dini lahar dingin belum terpasang






editor: yoni

sumber: kompas.
com






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.