Halaman

Jumat, 24 Januari 2014

Warga Tolak Pembongkaran Portal Jalan Gunakan Dana Swadaya




Warga Tolak Pembongkaran Portal Jalan Gunakan Dana Swadaya
Warga Tolak Pembongkaran Portal Jalan Gunakan Dana Swadaya






surya online, madiun-puluhan warga desa/kecamatan geger, kabupaten madiun terutama warga dari 4 rt yakni rt 05, 06, 07, dan 08 menolak rencana satpol pp pemkab madiun membongkar portal jalan desa yang dibuat menggunakan dana swadaya senilai rp 1,5 juta.
alasan warga, portal itu akan mengamankan dan membuat awet jalan yang baru diaspal menggunakan dana swadaya warga itu.
selain itu, portal menggunakan besi yang dicor itu, juga merupakan hasil urunan warga.
salah seorang tokoh masyarakat setempat, sukardi mengatakan jika jalan desa yang aspalnya baru itu merupakan jalan yang dibangun warga menggunakan anggaran swadaya warga.
karena sering dilalui truk pengangkut gabah dari salah seorang pengusuha penggilingan padi dengan kapasitas daya angkut mencapai 5 ton lebih, akhirnya membuatkan portal jalan itu, agar jalan lebih awet dan bisa terpelihara.
"kalau mengangkut gabah tidak melebihi tonase tak masalah, karena kelebihan tonase itu, makanya warga berinisiatif membuat portal permanen itu," terangnya kepada surya, jumat (24/1/2014).
lebih jauh, sukardi mengungkapkan tindakan pembongkaran portal yang dilaksanakan satpol pp itu sebagai tindakan sewenang-wenang, sekaligus tampak seperti membela kepentingan pengusaha penggilingan padi (selepan).
"kan itu biaya swadaya warga sendiri dari 4 rt yakni rt 5, 6, 7 dan 8 dengan biaya rp 1,5 juta.
apalagi, baru dipasang sejak beberapa bulan lalu," imbuhnya.
lantaran argumentasi warga tak bisa diterima, akhirnya portal pun dibongkar dan dipatahkan dengan gergaji.
apalagi, dalam pembongkaran portal itu dikawal petugas polsek dan koramil geger.
akibatnya, warga yang bergerombol hanya menyaksikan pembongkaran portal besi permanen itu dari jarak sekitar 50 meter tanpa ada perlawanan.
"jangan hanya memikirkan kepentingan pengusaha, kepentingan kami harus lebih diperhatikan jangan sampai terabaikan," ungkapnya.
kepala satpol pp pemkab madiun agus budi wahyono menjelaskan pembongkaran portal besi itu sebelumnya sudah disosialisasikan.
sejumlah perwakilan warga sudah diundang dalam pertemuan di kecamatan geger beberapa hari lalu.
selain itu, pembongkaran portal permanen itu, yang dibongkar tidak hanya di desa/kecamatan geger.
akan tetapi juga di desa lainnya seperti desa slambur, kecamatan geger juga tak luput dari pembongkaran.
"kami tidak pilih kasih dan tidak memihak ke siapa pun.
yang jelas jalan harus luas tanpa adanya portal.
karena yang kami bongkar bukan hanya portal di desa ini, didesa lainnya juga kami bongkar," tegasnya.
sementara karena merasa tidak puas dengan pembongkaran itu, akhirnya warga meluruk ke kantor desa geger untuk mempertanyakan persoalan itu.
dalam pertemuan yang juga dihadiri sejumlah ketua rt itu, diikuti kepala desa geger, samsudin dan camat geger, widodo serta unsur muspika lainnya.
ada beberapa solusi yang diberikan terkait persoalan jalan desa yang dilalui truk milik pengusaha penggilingan padi (selepan) itu.
salah satunya meminta pengusaha bertanggung jawab atas kerusakan jalan.
"kalau nanti ada kerusakan jalan, silahkan dirunding dengan pengusaha penggilingan.
karena itu, harus dirapatkan dan dirundingkan dengan pemilik usaha itu," pungkasnya.
sementara usai mendapat solusi itu, sejumlah ketua rt memahami alasan pembongkaran.
begitu yang menyangkut pelarangan portal dari pemkab madiun.
puluhan warga itu, akhirnya mengakhiri pertemuan dan meninggalkan ruang pertemuan di balai desa setelah para tokoh masyarakat dan ketua rt meninggalkan kantor desa itu.




baca juga



pindahkan portal jalan, warga didakwa mencuri





penulis: sudarmawan

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.