Halaman

Selasa, 21 Januari 2014

Tiga Bulan Kabur, Pembacok DPO Reskrim Didor




Tiga Bulan Kabur, Pembacok DPO Reskrim Didor
Tiga Bulan Kabur, Pembacok DPO Reskrim Didor






surya online, sumenep-sirat (29) warga desa jabaan, kecamatan manding, sumenep, dikenal sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dan spesialis penjamretan yang sudah tiga bulan masuk daftar pencarian orang (dpo) polres sumenep, iptu i gede pranata wiguna akhirnya berhasil dibekuk polisi di tempat persembunyiannya di kalimantan selatan, selasa (21/1/2014) sekitar pukul 13.
00 wib.
tersangka yang terkenal licin dan kejam dalam segala aksi kejahatannya terpaksa harus menerima dua butir timah panas di kaki kanannya.
karena saat hendak ditangkap, tersangka mencoba melawan dan membawa senjata tajam.
pelaku ditangkap di rumah kontrakannya milik h ali (45) warga kelurahan trisakti, kecamatan banjar barat, kota banjarmasin.
“kami sangat terkejut begitu mendengar suara tembakan, saya kira ada perampok atau teroris yang datang ke rumah ini, tak tahunya sirat sudah terkapar di bawah,” kata mudahri (30), tetangga kontrakan tersangka kepada surya melalui telepon selulernya.
menurut mudahri, sirat baru tiba empat hari yang lalu di kalimantan.
  namun begitu ia tiba di kalimantan, dia langsung memulai aksinya mengembat motor milik warga setempat dan beberapa aksi kejahatan lainnya.
termasuk penjambretan perhiasan emas dan pencurian dengan kekerasan (curas).
"sirat saat itu sedang santai bersama temannya etto di teras rumah kontrakannya.
  tiba-tiba datang petugas meminta siraj menyerah, namun ia berusaha kabur sambil melawan sergapan petugas, hingga akhirnya didor,"sambung sulasmo juga tetangga kontrakan siraj.
kapolres sumenep, akbp marjoko, tidak mau berkomentar banyak terkait informasi penangkapan sirat, dpo reskrim polres sumenep di kalimantan.
namun pihaknya tidak mengelak jika dua hari lalu, telah mengirim satu regu tim khusus resmob polres sumenep ke kalimantan.
“dua hari lalu kami memang mengirim satu regu tim khusus ke sana, pokoknya mereka berangkat atas ijin saya, apapun yang mereka temukan disana pasti lapor saya, dan pulang atas ijin saya,” kata marjoko diplomatis.
diberitakan sebelumnya, sirat (30) warga desa jabaan, kecamatan manding, sumenep, membacok kbo reskrim polres sumenep, iptu i gede pranata wigna hingga tangan kirinya nyaris putus.
siraj nekad membacok gede, karena akan ditangkap atas dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang waktu itu marak terjadi di sumenep.
sirat berhasil loloskan dan menjadi target pencarian polisi hingga tiga bulan lamanya, petugas tidak berhasil membekuk pelaku.
bahkan seminggu yang lalu, siraj tiba-tiba datang ke rumah tinggal istrinya lalu membacok istrinya liskiyani hingga mengalami luka parah di kedua belah pahanya.
aksi keduanya ini membuat polisi naik pitam dan dengan kekuatan penuh mengejar siraj, hingga akhirnya ditemukan tempat persembunyiannya di kalimantan.
hingga akhirnya siraj dibekuk dan diberikan hadiah timah panas di kaki kanannya.
kini tersangka residivis kelas kakap ini dalam perjalanan pulang dari kalimantan untuk menjalani proses hukum.




baca juga



pembacok polisi, kini bacok istri





penulis: moh rivai

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.