surya online, ponorogo - sekitar 30 sopir dan kru bus yang setiap hari memakai fasilitas terminal seloaji, kabupaten ponorogo, meluruk kantor dinas perhubungan (dishub) di jl halim perdana, kamis (23/1/2014), untuk memprotes kondisi landasan terminal yang hancur.
sebab, akibat kerusakan landasan penurunan penumpang tersebut mengakibatkan onderdil bus sering rusak, karena terjebak masuk dalam landasan yang berlubang.
akibatnya, setiap minggunya mereka harus mengganti peer dan baut dengan biaya rp 300 ribu - rp 600 ribu.
"beban biaya mengganti onderdil itu dibebankan ke kami, bukan pemilik armada bus," terang seorang sopir bus jaya yang enggan disebut namanya.
korlap aksi, wahyudi mengatakan mereka hanya mendesak agar landasan terminal segera diperbaiki.
mereka tak mau proyek perbaikan diundur, karena semakin mundur maka penderitaan kru bus akan semakin berkepanjangan.
"hari ini juga, kami minta ketegasan dishub untuk memperbaiki landasan terminal.
agar lubang itu tak merugikan kami, sebagai pembayar rutin retribusi," ungkapnya.
plt kepala dishub winarko arif tidak membantah, adanya kerusakan parah sepanjang landasan penurunan penumpang hingga lokasi bus antre penumpang.
jika dipaksa memperbaiki, pihaknya akan melakukan perbaikan darurat.
pasalnya, jika dilakukan perbaikan permanen hanya bisa dilaksanakan bertahap serta membutuhkan apbn dan apbd propinsi jawa timur.
"kami akan timbun landasan dengan batu gamping agar rata, dan tak berlubang sembari menunggu anggaran dari propinsi dan apbn turun," katanya.
terkait    #sopir, terminal rusak, ponorogo
baca juga
pencairan dana blsm ponorogo terganjal data
trotoar alun-alun ponorogo dibiarkan hancur
kotak amal pedagang pasar biayai khitan massal di ponorogo
sopir angkot jember tetap pakai rp 4000
sopir truk dari kediri diduga palsukan sim
penulis: sudarmawan
editor: adi agus santoso
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.