| Kejati Ancang-ancang Periksa Dispora dan Dinsos Surabaya |
surya online,surabaya - penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pemkot surabaya periode 2012 terus berlanjut.
tak hanya memeriksa penerima dana dari tempat ibadah, kejati jatim juga ancang-ancang akan memeriksa pejabat di dua skpd yakni dinas pemuda dan olahraga (dispora) dan dinas sosial (dinsos) surabaya.
kasi penyidikan pidana khusus (pidsus) kejati jatim, m rohmadi menguraikan, pemeriksaan secara bertahap perlu dilakukan untuk klarifikasi dan aliran dana atas dugaan korupsi kasus ini.
"semua yang terkait kasus ini tentu akan kami periksa," jelasnya kepada wartawan, selasa (21/1/2014).
diuraikan, akan diperiksanya pejabat di dua skpd ini terkait keterangan dari beberapa penerima dana hibah itu.
seperti keterangan dari penerima dana hibah yang diajukan pengurus musholla dan masjid, dimana mereka mengajukan proposal melalui dinsos surabaya.
demikian pula penerima dana hibah dari koni surabaya dan pramuka, dimana proposal diajukan melalui dispora surabaya.
"tentunya, pejabat dari dinsos dan dispora juga akan dimintai keterangan tentang hal ini.
namun untuk saat ini, kami masih fokus pada penerima dana hibah dulu," terangnya.
terkait hal ini, dia menegaskan bahwa beberapa penerima dana masih terus dimintai keterangan oleh penyidik pisdus kejati.
hingga senin (20/1) kemarin, ada delapan penerima yang diperiksa.
"semuanya penerima dari pengurus musholla.
pada pekan ini ditargetkan 15 sampai 20 penerima akan dimintai keterangan," katanya.
disinggung tentang fokus proses penyidikan, dia menegaskan bahwa pihaknya mengusut dana hibah pada periode 2012 dulu, baru setelah itu dikembangkan pada periode 2011 lalu.
"ini juga termasuk mengusut dana hibah yang diterima koni surabaya sebesar rp 1 miliar dan pramuka sekitar rp 900 juta, dimana itu pada periode 2012," jelasnya.
sebelumnya, asisten pidana khusus (aspidsus) kejati jatim, febrie adriansyah menuturkan bahwa pekan ini ada 20 penerima dana hibah yang diperiksa.
"tiap harinya ada sekitar 4-5 penerima yang diperiksa," tegasnya.
untuk diketahui, pengucuran dana hibah pemkot surabaya ini diduga bermasalah secara hukum.
ratusan penerima tak bisa mempertanggungjawabkan penggunaan dana hibah yang mereka terima.
selain itu, ada juga lembaga penerima hibah ternyata fiktif.
disinyalir, ada anggota dewan yang terkait kasus ini.
keterangan sebagian penerima menyebutkan, lembaga yang mereka kelola didatangi oknum dewan menawarkan bantuan dana hibah dengan syarat-syarat tertentu.
namun ternyata, realisasinya tak sesuai yang dijanjikan.
terkait    #dugaan korupsi dana hibah, pemkot surabaya
baca juga
pemkot kembali gelar festival tari remo dan yosakoi
musim liburan, pemkot diminta hati-hati eksekusi tanah kbs
direktur pd kbs tunggu petunjuk wali kota
tak ada tanda-tanda pemkot eksekusi tanah kbs
rumah kreatif ini tempat pelatihan ketrampilan untuk mantan psk
penulis: sudharma adi
editor: yoni
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.