| Kapal Tanker Pertamina Belum di Evakuasi |
surya online, tuban - kapal tanker providence yang terbakar di laut utara jawa, desa tasikharjo, kecamatan jenu, kabupaten tuban rupanya bukan milik pertamina.
kapal ini merupakan sewaan yang tugasnya hanya mengangkut bahan bakar minyak (bbm) dari tuban menuju ntt.
kepastian ini disampaikan assitant manager external relation marketing operation region v, heppy wulansari, sabtu (25/01/2014) pagi.
"itu adalah kapal sewaan pertamina, bukan milik pertamina," tutur heppy.
heppy menjelaskan kapa providence sendiri merupakan kapal sewaan dari indonesia.
ukurannya sekitar 17.
000 dwt.
kondisinya setelah terbakar, jumat (24/01/2014) siang, juga masih cukup baik.
menurut heppy, kapal itu hanya mengalami kerusakan pada bagian belakang, yakni bagian backloading kapal.
"hanya dua bagian belakang kapal saja yang terbakar," ungkap heppy.
karena alasan inilah bangkai kapal tanker masih belum dievakuasi hingga sabtu pagi.
kapal ini berada di lokasi semula, yaitu lautan lepas di utara laut jawa, desa tasikharjo, kecamatan jenu, kabupaten tuban yang jaraknya 3,7 mil dari pelabuhan, atau di lokasi kapal terbakar semula.
sekedar diketahui, kapal tanker pertamina terbakar di perairan laut utara jawa, jumat sekitar pukul 12.
35.
kapal ini terbakar hebat lebih dari satu jam ketika hendak mengisi bahan bakar minyak melalui pipa bawah laut di pelabuhan tppi, tuban.
25 awak kapal kemudian menyelamatkan diri dengan cara mencebur ke laut.
mereka selanjutnya dibawa ke daratan menggunakan tug boat yang stand by di pelabuhan.
perisitiwa ini juga mengakibatkan seorang nelayan yang membantu pemasangan pipa bawah laut ke kapal juga menghilang.
nelayan yang belum diketahui identitasnya itu diduga hilang terseret arus yang tingginya mencapai lima meter.
terkait    #kapal tanker, pertamina   #tuban, tanker
baca juga
ribuan siswa di tuban tak tertampung sma negeri
tuban tetapkan kenaikan tarif angkot 20 persen
polres tuban gencar razia judi
warga tuban mulai ambil blsm
jumlah dp4 tuban turun
penulis: adrianus adhi
editor: heru pramono
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.