| Caleg Ini Lebih Sreg Dengan Lembaga Survei Profesional |
surya online, surabaya - berbeda dengan ali saiboo, caleg dpr partai amanat nasional (pan) kuswiyanto merasa lebih sreg dengan lembaga survei profesional dan berpengalaman.
anggota dprd jatim yang kini berangkat ke dpr-ri ini mempercayakan pada pusat studi demokrasi dan ham (pusdeham) pimpinan m asfar.
kuswiyanto tidak ingin main-main dengan peluangnya.
dapil bojonegoro-tuban merupakan dapil sengit.
kursi yang tersedia cuma enam biji.
itu berarti, minimal ada enam partai yang harus gigit jari.
“partai sudah menugaskan.
jadi, saya harus siapkan diri sebaik mungkin,” ujarnya, rabu (15/1/2014).
kuswiyanto percaya pusdeham karena pan sendiri sudah sering merasakan sentuhannya.
kuswiyanto mencontohkan, tiga gelaran pilkada di jatim dimenangkan kader pan.
yaitu, pilkada kabupaten bangkalan yang dimenangkan makmun ibnu fuad.
lalu, sutoyo yang memenagi dua kali gelaran pilkada kabupaten bojonegoro serta wali kota kediri, abdullah abubakar.
karena sudah mengetahui reputasinya itulah kuswiyanto tidak meragukan pusdeham.
terlebih, secara personal dia mengenal siapa saja yang ada di dalam pusdeham.
“dua faktor, yaitu kedekatan dan reputasinya, membuat saya yakin memilih pusdeham,” ungkapnya.
dia beranggapan, menggunakan jasa lembaga survei dan konsultan jauh lebih menguntungkan ketimbang bergerak sendiri.
tim bentukan lembaga ini memiliki perencanaan dan strategi yang detail terkait apa yang harus dilakukannya.
kuswiyanto mengaku, semua tindakan timnya di lapangan dilakukan berdasarkan arahan tim pusdeham.
sejauh ini, pusdeham baru satu kali survei.
”apakah perlu survei lagi atau tidak, saya lihat perkembangan lapangan dulu,” tuturnya.
sayangnya, sekretaris dpw pan jatim ini tidak membuka berapa besar uang dikucurkan pada lembaga pimpinan m asfar itu.
(idl//ab/ian)
terkait    #caleg
berita terkait: liputan khusus kampanye caleg
mau murah pakai jasa mahasiswa
dulu asal nembak, nggak tahunya dapat kursi
ladang rejeki menjanjikan
lembaga survei lebih hemat dibanding model konvensional
tarif survei antara rp 50 juta hingga rp 200 juta
editor: titis jati permata
sumber: surya cetak
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.