Halaman

Senin, 28 April 2014

Gila-gilaan Angkat Pamor Pentol









surya online, surabaya - kadang diperlukan ide-ide gila untuk memulai sebuah usaha.
ide gila juga perlu dipelihara untuk mengembangkan usaha yang sudah berjalan.
konsep ini menjadi acuan kharis akbar rafsanjani yang berusaha membangun bisnis kuliner pentol yang bonafit.

berbekal semangat mengangkat pamor makanan atau jajanan pentol, kharis memberi nama usahanya pentol gila.
tepat pada november 2012 usaha pembuataan dan penjualan pentol dimulai dari nol.

pemuda asal menganti wiyung itu memilih membuat usaha di bidang makanan karena dia penggemar kuliner.
dia berinisiatif membuka usaha sendiri setelah lulus kuliah di bulan september 2012.

"saya suka kulineran, jadi passionnya masih sekitar makanan, saya juga suka jajan pentol dan banyak orang juga yang mengenal.
kalau bakso mungkin sudah banyak yang dijual dengan konsep modern, tapi kalau pentolnya aja dijual di kafe kan belum pernah ada," ujar alumnus its itu.

agar pentol buatannya beda dengan pentol lainnya, kharis menggabungkan tiga ciri khas rasa daan gaya pentol dari tiga daerah di jatim.
pentol gila mewakili pentol khas surabaya, gresik, dan madiun.

"kalau dari madiun pentolnya biasanya pedas dan pakai caos, pentol surabaya biasanya kecil-kecil tapi terasa,  sedangkan pentol gresik besar-besar tapi isinya kurang terasa.
jadi itu saya gabung jadi brand saya, pentol gila," paparnya.

tidak sebatas itu, kharis juga mencari ide-ide lain sampai muncul ide membuat pentol super pedas sebagai ikon pentol gila.
tapi sebagai pecinta kuliner yang tidak memiliki ketrampilan memasak, tidak mudah mewujudkan ide-ide itu.
ia harus berguru dan menggandeng orang lain yang bisa merealisasikan ide produknya.

"saya ini suka berimajinasi raasanya seperti ini-seperti itu, untuk mewuudkannya baru bertanya pada yang bisa," ungkapnya.

hanya butuh waktu dua bulan bagi kharis untuk persiapan menjalankan usahanya.
menggunakan modal rp 8 juta untuk outlet, sewa tempat dan biaya produksi.
pentol gila mulai dijual pertama kali di area pusat belanja sakinah, di kawasan keputih surabaya.

ia memilih lokasi itu karena segmen pasar yang dikejar adalah anak muda.
sakinah merupakan tujuan utama para mahasiswa dari beberapa kampus di kawasan keputih.

ada empat menu pilihan yang ditawarkan sejak awal yakni paket coba-coba, paket was- was, paket gila aja, dan paket gila banget.
tapi sekarang juga tersedia paket yang lebih menenangkan bagi mereka yang tidak suka pedas, paket ramah.

kegilaan pentol kharis ditonjolkan dari rasa pedas.
selain toping dalam paketan pentol berupa sambal pedas, ada juga pentol isi ranjau, maksudnya pentol berisi cabe.
pentol lain ada.
yang berisi keju dan telur puyuh.

"saya masih akan terus mengembangkan ide-ide yang gila, baik dari sambalnya maupun di pentolnya sendiri,dan semuaanya tetap bahan alami tanpa bahan pewaarna dan pengawet," tambah kharis.

jika di tiga bulan pertama bisnis pentol gila sempat 'bangkrut' karena penjualan tidak mencapai separuh produksi.
kini produksi bisa mencaapai sembilan kali lipat.

di masa-masa awal produksi sekitar 4 kg sehari, sekarang rata-rata 36 kg sehari.
omzet harian dari satu outlet bisa mencapai rp 11,6 juta.

pentol gila bahkan sudah bisa menambah satu outlet lagi di kawasan kalidami surabaya.
dalam waktu dekat outlet baru juga akan dioperasionalkan di kawasan gubeng kertajaya, mendekkti kampus universitas airlangga.
bagi pemesan dari luaar kota bisa dilayani dalam bentuk pengiriman produk beku.

"penambahan outlet ini sebenarnya bagian dari tester karena tujuan utamanya membuat outlet besar semacam kafe khusus," terang kharis.




terkait#becreative, pentol gila, kharis rafsanjani

berita terkait: kharis akbar rafsanjani dan pentol giia



pentol gila kerap promo gratisan





penulis: dyan rekohadi

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.