Halaman

Senin, 28 April 2014

Dari Beras Berlanjut ke Susu O’soy




Dari Beras Berlanjut ke Susu O’soy
Dari Beras Berlanjut ke Susu O’soy






surya online, surabaya - idealisme membangun kesadaran masyarakat pada sumber makanan dan minuman organik jemmy terus berlanjut ketika pengelolaan beras organik sudah berjalan baik.
pengelolaan beras organik yang terbukti bisa menjadi bisnis yang menjanjikan selanjutnya mendorongnya untuk merealisasikan produksi susu kedelai organik.
tahun ini, tepatnya mulai januari 2014 jemmy sudah mulai meluncurkan produk susu kedelai o’soy.
penjualan produk susu kedelai atau soya yang berasal dari bahan organik ini baru bisa dilakukan setelah melalui riset lebih dari satu tahun.
“idenya sudah lama, berasal dari keprihatinan kami, secepatnya kami ingin buatkan susu kedelai dari bahan organik karena minum susu kedelai yang tidak organik sebenarnya berbahaya dan berpotensi kanker khususnya bagi para perempuan.
susu kedelai juga banyak diminum anak-anak yang alergi susu sapi,” papar jemmy.
selain memerlukan riset lebih lanjut, proses pembuatan susu o’soy masih sangat tergantung dari produksi kedelai organik yang baru ditanam sendiri.
proses yang dilakukan mulai awal, sejak dari penanaman kedelai beberapakali harus mengalami kendala sehingga produksi tidak seperti yang diharapkan.
ketika kedelai organik sudah menghasilkan, mulailah produksi susu o’soy berjalan.
sebagai industri kecil, produksi o’soy masih sangat terbatas.
dalam sekali proses produksi hanya menghasilkan 100 botol susu dengan takaran per botolnya 350ml.
“harga awal rp 14.
000 termasuk harga botol, untuk selanjutnya untuk pembelian lagi bisa tukar botol dan cukup membeli dengan harga rp 10.
000 per botol,” kata jemmy.
penjualan produk susu ini membaik dari waktu ke waktu sejak dikenalkan.
tapi karena adanya keterbatasan produksi akibat stok kedelai organik yang terbatas, pemasaran belum dilakukan secara gencar.
ketika terjadi gagal panen kedelai organik, produksi terpaksa diliburkan dulu.
“seperti sekarang ini kaena kondisi ada beberapa lahan kami gagal panen, tapi kami coba pengertian ke pelanggan, libur produksi tidak akan berlangsung lama, lagipula tersendatnya produksi rutin juga semakin menujukkan jika produk susu kedelai kami memang dari kedelai organik yang masih sulit didapat,” terangnya.





berita terkait: jemy tanaya dan eco organik



kunci usaha di faktor kepercayaan


bermula dari aktivitas organisasi kepemudaan





penulis: dyan rekohadi

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.